Penanganan Corona
Kasus Positif Covid-19 Merata di Tiap Kelurahan, DPRD Salatiga Request Pengetatan Protokol Kesehatan
Pemantauan secara ketat melalui Satgas Covid-19, baik tingkat kelurahan maupun kecamatan dinilai perlu agar tidak terjadi ledakan kasus di Salatiga.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - DPRD Kota Salatiga meminta pemantauan warga yang terpapar postif virus corona (Covid-19) lebih diperketat.
Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit mengatakan, permintaan itu disampaikan karena kasus warga positif Covid-19 ditemukan merata pada wilayah kelurahan di Kota Hati Beriman.
"Berdasarkan data DKK Salatiga, pada Kamis (10/6/2021) ada 46 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19."
"Bahkan di setiap wilayah kelurahan terdapat warga positif," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (11/6/2021).
Baca juga: Gubernur Ganjar Pranowo: Kesiapan Penanganan Pasien Covid-19 Bisa Tiru RSPAW Salatiga
Baca juga: B2P2VRP Salatiga Didorong Jadi Pusat Tes Genome Squencing di Jateng, Tapi Masih Terkendala Alat
Baca juga: Jangan Diam! Warga yang Mengetahui KDRT di Salatiga Diminta Beri Pertolongan dan Ajukan Perlindungan
Baca juga: Di Salatiga Ada 187 Calon Jemaah Haji, Otomatis Masuk Daftar Keberangkatan 2022
Dance menyatakan, pemantauan secara ketat melalui Satgas Covid-19, baik tingkat kelurahan maupun kecamatan dinilai perlu agar tidak terjadi ledakan kasus.
Dia menambahkan, mulai sekarang harus dilakukan penguatan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di masyarakat.
Sebab saat ini masyarakat sudah abai dengan protokol kesehatan.
"Itu (penguatan protokol kesehatan) harus dilakukan semua pihak."
"Sebab masyarakat sudah abai," katanya.
Dia mendorong, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai indikasi dan pencegahan penularan virus corona juga harus digencarkan lagi.
Hal itu, lanjutnya, penting dilakukan agar ketika ada indikasi penularan masyarakat cepat mengetahuinya dan segera melapor ke gugus tugas atau petugas Puskesmas terdekat.
"Selain terdapat penambahan kasus, ada satu pasien meninggal dunia."
"Kemudian suspek sebanyak 21 orang."
"Adapun jumlah pasien positif isolasi di Salatiga hingga hari ini mencapai sebanyak 319 orang," ujarnya. (M Nafiul Haris)
Disclaimer Tribun Banyumas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/psikolog-rspaw-salatiga.jpg)