Breaking News:

Penanganan Corona

Lima Pedagang Asal Jepara Positif Covid, Diswab Antigen saat Kirim Barang di Pasar Ciinderamata Solo

Lima pedagang asal Jepara terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menjalani tes swab antigen di Pasar Cinderamata, Pasar Kliwon, Kota Solo, Kamis.

TRIBUNBANYUMAS/MUHAMMAD SHOLEKAN
Petugas Satgas Covid-19 melakukan swab antigen kepada pedagang di Pasar Cinderamata, Pasar Kliwon, Solo, Kamis (10/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Lima pedagang asal Jepara terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menjalani tes swab antigen di Pasar Cinderamata, Pasar Kliwon, Kota Solo, Kamis (10/6/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 melakukan swab antigen terhadap 55 pedagang dari luar Solo.

Kabid Pasar Dinas Perdagangan (Disda) Kota Solo Sugeng Budi Prasetyo mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan sepekan tiga kali.

"Tadi, swab dilakukan di dua lokasi. Pertama, di pasar kacamata yang ada di dekat polsek (Polsek Pasar Kliwon, Red) dan di Pasar Cinderamata. Totalnya ada 55 pedagang yang diperiksa, yang positif sebanyak 5 orang," jelasnya.

Baca juga: Promo BTS Meal McDonalds Slamet Riyadi Solo Diserbu, Kerumunan Driver Ojek Daring Dibubarkan Polisi

Baca juga: 505 Calon Jemaah Haji Solo Batal Lagi Berangkat ke Tanah Suci, Kemenag: Belum Ada yang Tarik Dana

Baca juga: PKL di Solo Dapat Jatah Vaksin Covid-19, Hanya Berlaku bagi PKL di 14 Selter

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Digelar Juli, Pemkot Solo Berencana Gunakan BST untuk Antar Jemput Siswa

Menurut Sugeng, para pedagang yang dites tersebut berasal dari Pekalongan dan Jepara.

Sementara, lima pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari Jepara dan datang ke Solo untuk mengirim barang.

Dia menduga, para pedagang tersebut sudah terpapar virus sebelum tiba di Solo.

"Pedagang dari luar kota, sudah terpapar di sana (daerah asal). Jadi, terpaparnya bukan dari sini. Justru membawa dari sana dan dibawa ke sini," katanya.

Selanjutnya, lima pedagang tersebut dibawa ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali, untuk menjalani karantina.

Terkait operasional pasar, Sugeng menyampaikan, temuan tersebut akan dilaporkan ke Satgas Percepatan Penanganan Covi-19 Kota Solo.

"Nanti, kebijaksanaan seperti apa, kami masih menunggu. Apakah nanti ada pembatasan pedagang dari luar kota atau dari wilayah zona merah, kami masih menunggu," ujarnya. (*)

Baca juga: Muncul Klaster Bakeuda Purbalingga, 7 Staf Terkonfirmasi Positif Covid-19

Baca juga: Sore Nanti Terjadi Gerhana Matahari Cincin, Berikut Link Live Streaming untuk Menyaksikannya

Baca juga: Kakak Beradik Siswa SD Negeri 1 Sokanegara Banyumas Positif Covid, Tertular dari Orangtua

Baca juga: DPMPTSP Banyumas Minta Aspikmas Baturraden Dorong UMKM Urus Nomor Induk Berusaha

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved