Jumat, 22 Mei 2026

Berita Semarang

Begal Payudara Teror Warga Pedurungan Semarang, Aksinya Terekam Kamera CCTV

Teror begal payudara terjadi lagi di Kota Semarang. Kali ini, begal payudara beraksi di Kalicari, Kecamatan Pedurunga, Kota Semarang.

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Begal payudara tertangkap kamera CCTV saat beraksi di Gang Kalicari 3 di RT 02 RW 03, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Senin (7/6/2021) pukul 17.28 WIB. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Begal payudara meneror lagi di Kota Semarang. Kali ini, begal payudara beraksi di Kalicari, Kecamatan Pedurunga, Kota Semarang, dengan korban pelajar SMP.

Siswi kelas 2 SMP berinisial TM (14) itu mengalami pelecehan saat berjalan di gang Kalicari 3 di RT 02 RW 03, Senin (7/6/2021) pukul 17.28 WIB.

Tiba-tiba, dari arah belakang, area dada TM diremas pria yang mengendarai sepeda motor dan memakai kaus bertuliskan Youtube Channel.

TM pun sempat mengelak dan kemudian melarikan diri.

Kejadian itu pun terekam kamera pengawas.

Baca juga: Begal Payudara di Kesugihan Kembali Gentayangan, Kapolsek: Korban Silakan Proaktif Melapor

Baca juga: Begal Payudara di Margasari Tegal Tertangkap, Ini Modus dan Alasan Pelaku

Baca juga: Duh Malunya, Bocah Kalipancur Semarang Ini Bikin Warga Tertawa, Vino Sebut Petugas PLN Adalah Polwan

Baca juga: Ingin Keliling Kota Naik Motor, Dua Siswa SD di Kota Semarang Curi Motor Karyawan Barbershop

Ketua RT 02 RW 03 Kalicari, Herman, menjelaskan, TM mengalami trauma selepas kejadian itu.

"Korban masih takut keluar rumah hingga sekarang karena takut dan trauma," paparnya saat ditemui Tribunbanyumas.com, Rabu (9/6/2021).

Dia menjelaskan, kronologi kejadian begal payudara bermula saat TM berjalan pulang ke rumah.

Korban baru saja membeli makanan ringan di warung yang tak jauh dari rumah.

Ketika perjalanan pulang itulah TM mengalami pelecehan.

Dari kamera pengawas terlihat, pelaku mengendarai motor Honda Supra 125 melalui pintu masuk gang, dari arah barat menuju timur.

Namun, setelah melewati TM, pelaku memutar balik motornya dan melakukan pelecehan itu.

"Tiba-tiba, tanpa rasa takut, pelaku menyerang korban. Tentu korban ketakutan," terangnya.

Dia menjelaskan, selepas melakukan aksinya, pelaku lantas kabur ke arah barat atau Jalan Supriyadi. Kemudian, berbelok ke arah utara melawan arus.

Dari rekaman video terlihat, pelaku memiliki ciri-ciri bertubuh tambun dengan perut buncit.

Saat beraksi, pelaku memakai kasus hitam bertuliskan Youtube Channel, helm warna putih, dan mengendarai motor Supra 125 pelat H 5469 AJE.

Baca juga: Warga Temukan Bayi di Hutan Pinus Karangreja Purbalingga, Meninggal setelah Sempat Dirawat Puskesmas

Baca juga: Lebih Mudah, Difabel Pencari SIM D di Polres Banjarnegara Difasilitasi Motor Roda 3

Baca juga: Satpol PP Bubarkan Antrean Vaksinasi Covid di Gubernuran Jateng, Warga Berkerumun Tak Jaga Jarak

Baca juga: Divonis Bersalah, 4 Mahasiswa Penolak UU Cipta Kerja di Gubernuran Jateng Dihukum Percobaan 6 Bulan

Berdasarkan pengamatan warga, pelaku bukan warga sekitar.

"Aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV," ungkapnya.

Selepas kejadian itu, pihaknya berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Diakui, keluarga korban tak melaporkan kejadian itu secara resmi ke pihak kepolisian.

"Bingung juga mau lapor, takut repot dan mental korban terganggu," terangnya.

Sementara itu, warga setempat, Bambang, menjelaskan, sempat melihat rekaman CCTV dan mendeteksi pelat nomor yang digunakan pelaku.

Dia lalu berinisiatif mengecek nomor polisi itu di aplikasi Samsat Online Sakpole.

Hasilnya, terdeteksi motor berasal dari Demak.

"Harapannya, polisi lekas bertindak. Kasihan korban karena trauma," harapnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved