Penanganan Corona
Tekan Laju Pertumbuhan Kasus Covid-19, Puluhan Pegawai Lapas Kendal Disuntik Vaksin
Puluhan pegawai lapas disuntik vaksin di lapangan voli kompleks Kantor Setda Kabupaten Kendal memutus rantai penyebaran Covid-19 di Lapas Kendal.
Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Dinkes Kabupaten Kendal coba melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 kepada para pegawai lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Kendal.
Puluhan pegawai lapas disuntik vaksin di lapangan voli kompleks Kantor Setda Kabupaten Kendal untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan Lapas Kendal.
Kepala Dinkes Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, upaya vaksinasi ini juga dimaksudkan untuk menekan laju pertumbuhan kasus pada klaster Lapas.
Dengan harapan, para pegawai yang saat ini tidak terkonfirmasi positif Covid-19 sudah terbentengi dengan vaksin.
Baca juga: MPP Kendal Dilaunching, Berikut Catatan Penting Tjahjo Kumolo dan Ganjar Pranowo
Baca juga: Pemkab Kendal Masih Tutup Stadion Tiap Minggu, Hindari Kerumunan Warga di Akhir Pekan
Baca juga: Ini Pentingnya UMKM Miliki Izin PIRT Menurut Kun Cahyadi, Kendal Baru 2.300 Pelaku Usaha
Baca juga: Target Disdikbud Kendal: 50 Persen Guru Sudah Disuntik Vaksin Sebelum Tahun Ajaran Baru
"Kali ini vaksin diprioritaskan untuk petugas Lapas karena ada klaster di sana."
"Selain itu, ada juga petugas Dishub dan ASN penyintas dengan total 150 orang," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (3/6/2021).
Ferinando melanjutkan, hinggi kini total ada 235 orang yang terpapar Covid-19 di lingkungan Lapas.
Masing-masing, 222 orang di Lapas Kelas IIA Kendal, dan 13 orang di Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal.
Mereka terdiri dari pegawai Lapas dan warga binaan.
Petugas kesehatan sudah melakukan penanganan dengan memisahkan sel tahanan.
Sementara pegawai yang terpapar Covid-19 diminta isolasi mandiri sampai 10 hari.
"Sejak 2 pekan lalu ada peningkatan Covid-19 di Kendal."
"Saat ini belum kami evaluasi lebih lanjut, nanti setelah 10 hari isolasi mandiri," ujarnya.
Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki menerangkan, dengan adanya peningkatan kasus Covid-19 di lingkungan Lapas, menjadi keprihatinan bersama.
Pihaknya menegaskan kepada Dinkes untuk melakukan antisipasi sedini mungkin tentang kemungkinan terjadinya potensi penyebaran.