Breaking News:

Berita Kebumen

PGMI Kebumen Minta Pemkab Kucurkan Insentif bagi 1.606 Guru Honorer MI Tak Bersertifikasi

Pengurus DPD PGMI Kebumen meminta pemerintah memerhatikan kesejahteraan guru hingga pembangunan infrastruktur madrasah.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih menerima audiensi pengurus DPD Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Kebumen, di ruang transit Rumah Dinas Bupati, Kamis (27/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Pengurus DPD Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Kebumen meminta pemerintah memerhatikan kesejahteraan guru hingga pembangunan infrastruktur madrasah.

Aspirasi ini disampaikan dalam audiensi bersama Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih, di ruang transit Rumah Dinas Bupati, Kamis (27/5/2021).

Dalam kesempatan tersebut, pihak PGMI menyampaikan beberapa harapan yang mungkin bisa diakomodir Pemkab Kebumen.

Di antaranya, menyangkut kesejahteraan guru madrasah dan pemberian dana bantuan untuk sekolah, sekaligus sarana dan prasarana.

Ketua PGMI Budi Asyamsyu mengungkapkan, jumlah keseluruhan guru madrasah non-PNS di Kabupaten Kebumen 2.624 orang.

Baca juga: Petugas Satgas Kecamatan Petanahan Kebumen Datangi Tiga Desa Ini, Tracking Warga Kontak Erat Pasien

Baca juga: Bupati Kebumen Klaim Pengusaha Dukung Kebijakan Jalur Satu Arah di Sejumlah Ruas Jalan

Baca juga: Arif Sugiyanto Kembali Jadi Buah Bibir, Bupati Kebumen Sumbang Rp 100 Juta Buat Warga Palestina

Baca juga: Dapat Tambahan 10 Ribu Vaksin Lagi, Bupati Kebumen: Indikatornya, Penyerapan Vaksinasi Sudah Bagus

Dari jumlah tersebut, 1.606 orang di antaranya berstatus guru honorer yang belum bersertifikasi.

Budi berharap, para pendidik ini bisa mendapat perhatian dari masyarakat.

"Pak Bupati punya program SIRUP, berupa program pemberian insentif untuk guru. Kami berharap, guru honorer dari madrasah yang belum terima sertifikasi juga bisa mendapat bantuan insentif dari pemerintah," jelasnya dalam rilis, Jumat (28/5/2021).

Budi mengatakan, tahun sebelumnya, para guru honorer di Kebumen sudah menerima dana insentif Rp 700 per bulan.

Dana insentif itu dikhususkan bagi guru PAUDd, TK, MI, dan MTS.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved