Penanganan Corona
Petugas Satgas Kecamatan Petanahan Kebumen Datangi Tiga Desa Ini, Tracking Warga Kontak Erat Pasien
Tracing yang diikuti pihak kepolisian dilakukan di tiga desa di Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen yang diduga kontak erat dengan penderita.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Polres Kebumen terus ikut melakukan tracing kasus suspect corona bersama Satgas Gugus Tugas Covid-19, untuk menekan penyebarannya di wilayah Kebumen.
Kamis (27/5/2021) pagi, Polsek Petanahan bersama Koramil Petanahan, Tim Covid-19 Kecamatan Petanahan, Puskesmas Petanahan, dan kader penggerak PKK Kecamatan Petanahan lakukan tracing warga yang kontak erat dengan penderita Covid-19.
Baca juga: Bupati Kebumen Klaim Pengusaha Dukung Kebijakan Jalur Satu Arah di Sejumlah Ruas Jalan
Baca juga: Kebumen Rawan Potensi Tsunami, Stasiun Geofisika Semarang Serahkan Peta Ini
Baca juga: Dapat Tambahan 10 Ribu Vaksin Lagi, Bupati Kebumen: Indikatornya, Penyerapan Vaksinasi Sudah Bagus
Baca juga: Arif Sugiyanto Kembali Jadi Buah Bibir, Bupati Kebumen Sumbang Rp 100 Juta Buat Warga Palestina
Tracing kali ini dilakukan di tiga desa di Kecamatan Petanahan yang diduga kontak erat dengan penderita.
Yakni di Desa Nampudadi, Desa Munggu, dan Desa Petanahan.
Kasubbag Humas Polres Kebumen, Iptu Tugiman mengatakan, tracing dilakukan untuk memastikan warga yang kontak erat agar melakukan tes swab.
"Kami sifatnya mendampingi serta memastikan keluarga yang kontak erat untuk melakukan swab serta isolasi mandiri," jelas Iptu Tugiman kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (27/5/2021).
Ada beberapa keluarga yang disarankan mengikuti tes swab di kantor Kecamatan Petanahan.
Menurut Iptu Tugiman, dengan adanya tracing, menandakan virus corona masih menyebar.
Karenanya masyarakat diimbau mematuhi protokol kesehatan 5M.
Protokol kesehatan dinilai sebagai cara yang ampuh untuk mencegah penularan Covid-19. (Khoirul Muzakki)
Disclaimer Tribun Banyumas
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).
Baca juga: Gunakan DBHCHT 2021, Dindikbud Purbalingga Berniat Bangkitkan Gairah Seni Budaya
Baca juga: Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau di Purbalingga Capai Rp 7,1 Miliar, Berikut Rincian Penggunaannya
Baca juga: Toleransi di Aribaya Banjarnegara: Giliran Muslim Berjaga di Wihara saat Umat Buddha Ibadah Waisak
Baca juga: Tahun Ini Masih Pandemi, Begini Perayaan Waisak di Vihara Metta Mandala Pagentan Banjarnegara