Breaking News:

Berita Nasional

Divonis Bersalah, Rizieq Shihab Harus Bayar Denda Rp 20 Juta dalam Kasus Kerumunan Megamendung Bogor

Mantan pemimpin FPI Rizieq Shihab dihukum denda Rp 20 juta dalam kasus kerumunan di masa pandemi Covid-19 di Megamendung, Kabupaten Bogor.

Tribunnews.com/Reza Deni
Rizieq Shihab (dua dari kanan), saat menjalani sidang vonis terkait kerumunan di Megamendung Bogor, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021). Dalam sidang tersebut, Rizieq divonis bersalah dan harus membayar denda Rp 20 juta. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Mantan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dihukum denda Rp 20 juta dalam kasus kerumunan di masa pandemi Covid-19 di Megamendung, Kabupaten Bogor.

Vonis ini dibacakan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur dalam sidang, Kamis (27/5/2021).

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yakni 10 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan.

Dalam pertimbangannya, hakim menilai, Rizieq Shihab tidak mendukung pemerintah dalam program penanganan penularan Covid-19.

Baca juga: Bupati Kebumen Klaim Pengusaha Dukung Kebijakan Jalur Satu Arah di Sejumlah Ruas Jalan

Baca juga: Inovasi Siswa SMP Negeri 6 Cilacap: Olah Tempe Busuk Jadi Pupuk Tanaman di Sekolah

Baca juga: Restoran dan Kafe di Kudus Dilarang Melayani Pembeli Makan di Tempat, Berlaku hingga 8 Juni

Baca juga: Dinkes Temukan 30 Pemudik di Banyumas Positif Covid, Tes Antigen Massal Acak Merambah Hotel dan Toko

Dalam kasus kerumunan Megamendung, Rizieq didakwa menghalang-halangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan di Kabupaten Bogor, saat ia hadir dalam acara di Markaz Syariah Pesantren Alam Agrokultural, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020).

Alasannya, kerumunan massa yang menyambut Rizieq telah mengakibatkan lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor.

Berdasarkan hasil per 23 November 2020, diketahui, terdapat 41 orang yang terpapar Covid-19 dan Kabupaten Bogor masuk dalam zona oranye atau daerah dengan risiko sedang.

"Selanjutnya, per tanggal 30 November 2020 menjadi 71 orang dan naik level masuk ke zona merah yaitu level 4 berisiko tinggi," tutur JPU.

Rizieq didakwa melanggar Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan, Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 4 Tahun 1984 Tentang Wabah Penyakit Menular, dan Pasal 216 ayat (1) KUHP.

Baca juga: Toleransi di Aribaya Banjarnegara: Giliran Muslim Berjaga di Wihara saat Umat Buddha Ibadah Waisak

Baca juga: Keraton Solo Berduka. GRAy Koes Isbandiyah, Putri PB XII Berpulang saat Lihat Gerhana Bulan

Baca juga: Makam Ridwan di Karanganyar Dibongkar. Dikira Korban Kecelakaan Tunggal, Ternyata Dianiaya Teman

Baca juga: Mobil Ambulans Bawa Jenazah Adu Banteng dengan Truk di Tonjong Brebes, 4 Orang Tewas

Selain kasus Megamendung, Rizieq juga akan menghadapi sidang putusan kasus kerumunan Petamburan pada hari ini.

Dalam kasus kerumunan Petamburan, Rizieq dituntut hukuman 2 tahun penjara serta pencabutan hak menjadi anggota dan/atau pengurus organisasi masyarakat selama tiga tahun. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BREAKING NEWS: Rizieq Shihab Divonis Denda Rp 20 Juta akibat Kerumunan Megamendung".

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved