Breaking News:

Berita Semarang

Ekspor Motor Bodong Digagalkan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, dari Pati Dikirim ke Timor Leste

Sebanyak 15 kontainer berisi sepeda motor diduga bodong diamankan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Sabtu (22/5/2021).

TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Ilustrasi. Kapolresta Banyumas Kombespol Whisnu Caraka dan Kasatreskrim AKP Berry menunjukan barang bukti sepeda motor hasil curian maupun rampasan pelaku di Mapolres Banyumas, Kamis (30/7/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak 15 kontainer berisi sepeda motor diduga bodong diamankan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Sabtu (22/5/2021). Motor-motor yang tak dilengkapi surat resmi itu diduga akan diekspor ke Timor Leste.

Informasi dari Ketua Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Dewan Pengurus Jawa Tengah, Ade Siti Muksodah, motor-motor tersebut berasal dari Pati.

"Sepeda motor itu merupakan motor bekas," jelas Ade kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu.

Baca juga: Klaster Keluarga Mendominasi Kasus Covid-19 di Kota Semarang, Hendi Contohkan Hal Ini

Baca juga: Data DKK Semarang: 20 Lansia Terpapar dan Meninggal Pasca Ikuti Vaksinasi, Kategori Komorbid

Baca juga: Junianto Beli Saham PSIS Semarang, Respon Yoyok Sukawi: Kami Tidak Lagi Jadi Tim Primitif

Baca juga: Jalan Depok Jadi Pilot Project Smart Pendestrian Kota Semarang, Begini Gambarannya

Dari informasi yang dia terima, Ade menjelaskan, pengiriman sepeda motor itu secara tata ekspor diperboleh.

Namun, pengekspor tidak dapat menunjukkan dokumen-dokumen resmi yang dipersyaratkan dalam mengekspor.

"Cilakanya, karena motor bekas, surat-surat semisal BPKB, STNK, bodong semua," tuturnya.

Ade menuturkan sepeda motor itu akan diekspor ke Timor Leste. Saat ini, kasus tersebut telah ditangani pihak Polri.

"Kami, sekarang, harus mawas diri menghadapi eksportir seperti itu. Ekspor kendaraan itu boleh, yang tidak boleh mobil. Kalau mau ekspor, harus dilengkapi legalitasnya," jelasnya.

Sementara, pihak bea cukai Tanjung Emas membenarkan adanya penggagalan upaya ekspor motor bodong.

Narasumber yang enggan diungkap identitasnya ini mengatakan, kepastian itu diperoleh dari kepolisian, beberapa hari lalu.

"Setelah mendapat informasi tersebut, ekspor kendaraan ditahan," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved