Breaking News:

Penanganan Corona

Klaster Keluarga Mendominasi Kasus Covid-19 di Kota Semarang, Hendi Contohkan Hal Ini

Kepala DKK Semarang, Moh Abdul Hakam menyebutkan, ada 47 klaster keluarga di Kota Lunpia sejak 2 April 2021.

PEMKOT SEMARANG
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengunjungi tempat isolasi terpusat Rumah Dinas Wali Kota beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyebutkan, 90 persen kasus Covid-19 di Kota Semarang berasal dari klaster keluarga.

Berdasarkan data Pemkot Semarang dalam laman siagacorona.semarangkota.go.id, Jumat (21/5/2021) pukul 15.00, kasus Covid-19 aktif ada 383 orang.

Rinciannya, 300 merupakan warga Semarang dan 83 warga luar kota.

Saat mengunjungi tempat isolasi terpusat di rumah dinas wali kota, dia bertanya kepada sejumlah pasien yang dirawat di sana.

Mayoritas dari mereka tertular dari anggota keluarganya.

Baca juga: Data DKK Semarang: 20 Lansia Terpapar dan Meninggal Pasca Ikuti Vaksinasi, Kategori Komorbid

Baca juga: Jalan Depok Jadi Pilot Project Smart Pendestrian Kota Semarang, Begini Gambarannya

Baca juga: Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Sambel Tempe, Bantu Pewarta Kaitannya Publikasi Pimpinan Daerah

Baca juga: Begini Suasana Tradisi Syawalan di Pesisir Semarang, Makan Bersama Selepas Puas Mandi di Pantai

"Lebaran pertama di rumah dinas, ada yang bareng sama suaminya karena tertular dari anaknya."

"Ada anak kecil (dirawat bareng) sama papa mamanya."

"Yang begitu-begitu hari ini mendominasi," papar Hendi kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (21/5/2021).

Menurut Hendi, edukasi mengenai protokol kesehatan 5M yakni mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas harus lebih diperhatikan oleh setiap keluarga untuk menekan klaster keluarga.

Sementara itu, Kepala DKK Semarang, Moh Abdul Hakam menyebutkan, ada 47 klaster keluarga di Kota Lunpia sejak 2 April 2021.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved