Breaking News:

Berita Kesehatan Hari Ini

Muncul 36 Kasus Baru HIV AIDS, Data Dinkes Blora Selama 4 Bulan, Ini Penyebabnya

Dari seluruh penderita HIV AIDS yang terdeteksi di Kabupaten Blora merupakan penduduk yang masih berusia produktif.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
Shutterstock via Kompas.com
ILUSTRASI Kasus HIV AIDS. 

Bisa saja melebihi tahun sebelumnya, yakni terdapat 176 penderita baru pada 2020.

Sutik mengatakan, faktor yang mendasari ditemukannya kasus HIV/AID di Blora karena seks bebas.

Tidak dimungkiri, memang masih terdapat sejumlah orang yang datang ke lokalisasi.

Di Blora tercatat ada beberapa titik lokalisasi, yakni di Cepu ada dua tempat, di Jepon, Kunduran, dan Todanan.

Secara berkala, katanya, pihaknya melakukan pemeriksaan.

"Padahal sudah sering kami sampaikan, bahwasanya di tiap-tiap lokalisasi masih ada yang positif."

"Positif kami pun tidak bisa apa-apa, karena kami memeriksa," ujar Sutik.

Selain itu, katanya, ada juga kasus HIV/AIDS yang bermula dari perantau.

Misalnya begini, ada perantau kerja di luar kota selama beberapa tahun.

Saat pulang ternyata dia positif kemudian menulari istrinya. (Rifqi Gozali)

Baca juga: Polisi Datangi Angkringan hingga Kafe di Purwokerto, Lakukan Tes Antigen ke Pelayan dan Pengunjung

Baca juga: Ini Harga Tiket Citilink Rute Purbalingga-Jakarta, Beroperasi Mulai 1 Juni 2021

Baca juga: Selamat, Dawet Ayu Banjarnegara Jadi Minuman Tradisional Terpopuler, Ajang API Awards 2020

Baca juga: 5 Pemuda di Wonosobo Ditangkap Polisi, Jual dan Simpan Bahan Pembuat Petasan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved