Berita Pemalang
Mudik Lebaran Kayuh Sepeda 249 Km Rembang-Pemalang, Irzan: Terinspirasi Kyai Abdul Ghofur Maimoen
Mahasiswa asal Desa Sidokare, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, Irzan Al Majid pulang kampung dengan mengayuh sepeda.
Penulis: budi susanto | Editor: rika irawati
"Kami berangkat sebelum penyekatan mudik jadi tidak ada razia. Bahkan, kami sempat singgah ke makam ulama besar di sepanjang perjalanan," ujar Irzan.
Baca juga: Empat Pemudik di Pekalongan Positif Covid-19, Dinkes Bakal Perbanyak Rapid Tes Antigen
Baca juga: Alun-alun Kebumen Ditutup saat Malam Lebaran, Pemkab Khawatir Ada Kerumunan dan Takbir Keliling
Baca juga: Pantas Barcelona Tekor, Gaji Lional Messi Sepertiga Lebih Total Tagihan Gaji Pemain Inter Milan
Baca juga: Cek Pasar Tradisional, Tim Loka POM Banyumas Masih Temukan Makanan Berformalin dan Kedaluwarsa
Irza mengakui, banyak yang tak percaya saat dia mengaku menempuh perjalanan Rembang-Pemalang dengan mengayuh sepeda.
"Perjalanan pertama, tahun lalum saya sendirian dan banyak yang tidak percaya. Namun, saya buktikan sampai di Pemalang. Untuk perjalanan kedua, saya bersama rekan saya," kata dia.
"Jujur, saya terinspirasi sosok Kyai Abdul Ghofur Maimoen yang suka bersepeda. Jadi, saya bulatkan tekad bisa pulang naik sepeda, bahkan sampai perjalanan ke dua ini," imbuhnya.
Sepeda yang dikendarai Irzan dan temannya pun bukan sepeda mahal, sepeda tersebut tak bermerek.
Tak hanya itu, barang-barang yang ia bawa, misalnya laptop, kitab dan baju, ia masukan ke kardus bertuliskan huruf Arab dengan arti "Pulang ke Rumah".
Aksi Irzan bersepeda juga akan dilanjutkan seusai ia lulus menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Al Anwar Sarang.
Untuk merayakan kelulusannya nanti, dia ingin mengelilingi Pulau Jawa naik sepeda.
"Itu rencana saya, usai lulus nanti. Mungkin akan saya mulai dari Rembang menuju Jawa Timur dan melintasi Jalur Selatan Jawa menuju Yogyakarta hingga Jawa Barat. Kemudian, kembali ke Pemalang. Semoga saja terwujud cita-cita saya," tambahnya. (*)