Breaking News:

Berita Pemalang

Mudik Lebaran Kayuh Sepeda 249 Km Rembang-Pemalang, Irzan: Terinspirasi Kyai Abdul Ghofur Maimoen

Mahasiswa asal Desa Sidokare, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, Irzan Al Majid pulang kampung dengan mengayuh sepeda.

Penulis: budi susanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Irzan Al Majid bersama temannya, Husni Amri, pulang kampung dari Rembang ke Pemalang naik sepeda. Memulai perjalanan Kamis (29/4/2021), kedua mahasiswa Sekolah Tinggi Al Anwar Sarang Rembang itu tiba di Pemalang Minggu (2/5/2021). 

Sebelum menginap di Kota Semarang, malam pertama dia habiskan di wilayah Rembang, seusai mengayuh sepeda dari Pondok Pesantren Al Anwar di daerah Sarang.

"Kami menginap di tempat teman-teman, tidak di hotel. Saya hanya menghabiskan uang sekitar Rp 100 ribu, itu pun untuk sahur dan berbuka. Kalau teman saya, mungkin habisnya sama," paparnya.

Usai menginap di Kota Semarang, Irzan bersama rekannya melanjutkan perjalanan menyusuri Jalan Pantura menuju Kendal, Batang, Pekalongan, dan Pemalang.

"Di Batang kan jalannya banyak tanjakan, terutama saat melintas di Alas Roban. Karena tahun lalu saya sudah pernah bersepeda sampai Pemalang jadi tahu medan jalan, saya pilih lewat jalur lingkar Alas Roban yang tidak begitu terjal tanjakannya," ucapnya.

Total, dia menghabiskan tiga hari perjalanan untuk tiba di Pemalang.

"Kami berangkat sebelum penyekatan mudik jadi tidak ada razia. Bahkan, kami sempat singgah ke makam ulama besar di sepanjang perjalanan," ujar Irzan.

Baca juga: Empat Pemudik di Pekalongan Positif Covid-19, Dinkes Bakal Perbanyak Rapid Tes Antigen

Baca juga: Alun-alun Kebumen Ditutup saat Malam Lebaran, Pemkab Khawatir Ada Kerumunan dan Takbir Keliling

Baca juga: Pantas Barcelona Tekor, Gaji Lional Messi Sepertiga Lebih Total Tagihan Gaji Pemain Inter Milan

Baca juga: Cek Pasar Tradisional, Tim Loka POM Banyumas Masih Temukan Makanan Berformalin dan Kedaluwarsa

Irza mengakui, banyak yang tak percaya saat dia mengaku menempuh perjalanan Rembang-Pemalang dengan mengayuh sepeda.

"Perjalanan pertama, tahun lalum saya sendirian dan banyak yang tidak percaya. Namun, saya buktikan sampai di Pemalang. Untuk perjalanan kedua, saya bersama rekan saya," kata dia.

"Jujur, saya terinspirasi sosok Kyai Abdul Ghofur Maimoen yang suka bersepeda. Jadi, saya bulatkan tekad bisa pulang naik sepeda, bahkan sampai perjalanan ke dua ini," imbuhnya.

Sepeda yang dikendarai Irzan dan temannya pun bukan sepeda mahal, sepeda tersebut tak bermerek.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved