Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Sampah TPA Darupono Kendal Kembali Terbakar, Petugas Gabungan Berjibaku Selama Empat Hari

Tak adanya penanganan khusus pada TPA Darupono lama membuat sampah semakin menggunung hingga terjadi kebakaran.

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Proses pemadaman TPA Darupono lama yang terbakar oleh tim pemadam kebakaran dibantu DLH dan DPUPR Kabupaten Kendal, Rabu (5/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Pemkab Kendal kini tengah berupaya menyelesaikan persoalan sampah yang kian menggunung di tempat pembuangan akhir (TPA).

Bahkan, Pemkab Kendal bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membangun TPA baru berbasis sanitary landfill di atas lahan seluas 5,7 hektare di Jalan Boja-Kaliwungu, Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan.

Hanya saja, pembangunan TPA baru itu masih meninggalkan permasalahan pada TPA lama yang berbasis open dumping.

Bahkan, tak adanya penanganan khusus pada TPA Darupono lama membuat sampah semakin menggunung hingga terjadi kebakaran.

Baca juga: Ini Aturan Resmi Pelaksanaan Salat Idulfitri di Kendal, Sekda: Sesuai Arahan Kemenag

Baca juga: Petugas Patroli Bakal Sisir Jalur Tikus di Kendal, Awasi Pemudik Hindari Pos Penyekatan

Baca juga: Kurir Narkoba Ditangkap di Kendal, Disebut Pesanan Sahabatnya di Lapas Kedungpane Semarang

Baca juga: Tak Hanya Rusak, Banyak Hydrant yang Tertutup Lapak Pedagang, Hasil Pengecekan Satpolkar Kendal

Pada 2021 ini, TPA Darupono lama mengalami kebakaran kembali akibat terjadinya pembakaran gas metana di bagian bawah tumpukan sampah.

Beberapa OPD terkait seperti Dinas Pemadam Kebakaran, DLH, dan DPUPR berjibaku memadamkan api selama 4 hari. 

Dua tim pemadam kebakaran beserta armadanya dan 4 unit mobil tangki air dikerahkan untuk memadamkan api agar tidak meluas dan berdampak pada aktivitas warga sekitar.

Dua alat berat jenis excavator backhoe turut dikerahkan untuk menggali tumpukan sampah agar tim pemadam kebakaran bisa memadamkan sumber api dari dalam tumpukan sampah.

Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Kendal, Tony Ari Wibowo mengatakan, upaya pemadaman sudah dilakukan untuk mengatasi bahaya kebakaran yang terjadi.

Hanya saja, keterbatasan alat, sarana dan pra sarana membuat pemadaman tidak bisa maksimal 100 persen.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved