Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran

Petugas Patroli Bakal Sisir Jalur Tikus di Kendal, Awasi Pemudik Hindari Pos Penyekatan

Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo mengatakan, personel gabungan itu bertugas menjaga 9 pos pengamanan yang telah ditentukan.

TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Sejumlah personel disiagakan dalam gelar apel pasukan Operasi Ketupat Candi 2021 Polres Kendal untuk memantau dan mengawasi pemudik, Rabu (5/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - 600 personel gabungan Polri, TNI, Satpol PP, dan Dishub Kabupaten Kendal disiagakan untuk memantau serta mengawasi pemudik mulai 6 hingga 17 Mei 2021. 

Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo mengatakan, personel gabungan itu bertugas menjaga 9 pos pengamanan yang telah ditentukan.

Mulai dari rest area jalan tol, exit tol, pospam perbatasan antar daerah, juga pos Kota Kendal.

Baca juga: Kurir Narkoba Ditangkap di Kendal, Disebut Pesanan Sahabatnya di Lapas Kedungpane Semarang

Baca juga: 400 Pemudik Tiba di Kendal, Catatan Kepolisian Hingga 22 April 2021

Baca juga: Warga Temukan Granat Nanas di Tepian Sungai Blorong Kaliwungu Kendal, Kondisinya Berkarat

Baca juga: Tak Hanya Rusak, Banyak Hydrant yang Tertutup Lapak Pedagang, Hasil Pengecekan Satpolkar Kendal

Khusus pada jalan-jalan tikus yang menghubungkan Kendal dengan kabupaten atau kota sekitar, AKBP Raphael memastikan akan ada patroli berkala oleh petugas.

Tujuannya, mengawasi para pemudik yang nekat mudik dengan memanfaatkan jalan tikus untuk menghindari penyekatan. 

"Kami akan kordinasikan dengan pihak terkait meliputi Satpol PP, Dishub, dan Pemdes untuk melaksanakan patroli."

"Khususnya di perbatasan dengan Temanggung, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, dan Kabupaten Batang," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (5/5/2021).

Katanya, beberapa jalur alternatif perbatasan sudah terdata untuk dilakukan antisipasi pemudik yang melintas.

Pihaknya juga tetap melakukan pemantauan dan pengawasan di 9 pospam yang telah ditentukan. 

"Saat ini dari penyekatan yang sudah dilakukan, belum ada pemudik yang diminta putar balik, namun sudah didata."

"Penyekatan di Kendal ini untuk mengimbangi penyekatan 14 titik di Jawa Tengah," ujarnya. 

Sementara Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki mengatakan, dibutuhkan kesadaran bersama agar bisa memerangi Covid-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan.

Katanya, Pemkab Kendal sudah berusaha penuh memberikan arahan dan imbauan agar para perantau tidak pulang ke kampung halaman saat ini.

Serta meningkatkan pelayanan Satgas Covid-19 di tingkat kecamatan dan desa. 

"Selain itu, PPKM Mikro di desa harus ditingkatkan kembali, juga sudah diimbau kepada warga yang mempunyai kerabat di luar daerah agar tidak mudik terlebih dahulu," tuturnya. (Saiful Ma'sum)

Baca juga: Rencana Kebijakan Pemkab Karanganyar: Salat Idulfitri Dilaksanakan di Tanah Lapangan

Baca juga: Polisi Cegat Travel Gelap di Ajibarang Banyumas, Angkut Lima Penumpang dari Jakarta ke Kebumen

Baca juga: Cara Unik Polres Cilacap: Pemusnahan Knalpot Brong Disaksikan Orangtua Pemilik Motor

Baca juga: Banyumas Kota Keempat Roadshow Panggung Kahanan, Ganjar Pranowo: Sudah Terkumpul Donasi Rp 39,3 Juta

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved