Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Alhamdulillah, 211.455 Pengajar Keagamaan di Jateng Dapat Bantuan Insentif, Tiap Bulan Rp 100 Ribu

Bosda MA sebesar Rp26.867.110.000 untuk 177.144 siswa di Madrasah Aliyah negeri maupun swasta di Jateng, masing-masing Rp150 ribu. 

Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Pengajian peringatan Nuzunul Qur'an di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Senin (3/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemprov Jateng memberikan bantuan senilai Rp 281 miliar untuk insentif pengajar keagamaan, Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) Madrasah Aliyah, serta bantuan beras bagi masyarakat miskin.

Bantuan itu secara simbolis diserahkan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen kepada Kepala Kanwil Kemenag Jateng Musta'in Ahmad pada acara pengajian peringatan Nuzunul Qur'an di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Senin (3/5/2021).

Hadir pula dalam acara tersebut, Ketua Majelis Ulama Jateng KH Ahmad Darodji, Kepala Biro Kesra Jateng Imam Maskur, serta Forkopimda Jateng.

Baca juga: Di Jateng, Salat Idulfitri Hanya Boleh Digelar di Zona Hijau dan Kuning Penyebaran Covid-19

Baca juga: Awas Prepegan Jelang Lebaran, Gubernur Jateng: Kerahkan Operasi Yustisi, Jangan Sampai Ada Kerumunan

Baca juga: Gubernur Ganjar Pranowo Sambangi GT Kalikangkung Semarang, Cek Kesiapan Pemberlakuan Larangan Mudik

Baca juga: Glamping Linggarjati Magelang, Wisata Camping di Lereng Gunung Sumbing, Ganjar: Ini Eksotis Banget

"Kami menyerahkan Bosda dan insentif untuk guru-guru Madin kepada Kemenag."

"Ini nanti Kemenag masih menunggu proses administrasi dan sebagainya."

"Saya berharap sebelum Lebaran sudah dicairkan," kata Taj Yasin usai penyerahan dana.

Disebutkan, total anggaran yang bersumber dari APBD Jateng itu sebesar Rp 281.113.110.000.

Rinciannya, terdiri dari bantuan insentif guru keagamaan Rp 254.246.000.000 untuk 211.455 orang, masing-masing mendapat Rp 100 ribu per bulan.

Sedangkan Bosda MA sebesar Rp 26.867.110.000 untuk 177.144 siswa di Madrasah Aliyah negeri maupun swasta di Jateng, masing-masing Rp150 ribu. 

Harapannya, bantuan itu tidak hanya meringankan beban biaya pendidikan, melainkan juga meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak sumber daya manusia unggul di Jawa Tengah.

Terlebih program utama Pemerintah Pusat maupun Jateng saat ini adalah terkait SDM yang unggul untuk Indonesia maju.

Pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan 3 ton beras untuk warga miskin kepada pengurus MAJT, Masjid Agung Semarang, dan Masjid Baiturrahman Semarang. (*)

Baca juga: Ribuan Liter Miras dan Petasan Dimusnahkan, Hasil Operasi Kegiatan Polres Kebumen selama Ramadan

Baca juga: Polisi Cegat Travel Gelap di Ajibarang Banyumas, Angkut Lima Penumpang dari Jakarta ke Kebumen

Baca juga: Cara Unik Polres Cilacap: Pemusnahan Knalpot Brong Disaksikan Orangtua Pemilik Motor

Baca juga: Jelang Lebaran 2021, Ini yang Dipersiapkan Forkompimda Cilacap agar Warga Tetap Aman dan Khidmat

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved