Breaking News:

Berita Kebumen

Cegah Kerumunan, Warga Kebumen Dilarang Gelar Hajatan hingga H+7 Lebaran

Pemkab Kebumen melarang warga menggelar pesta hajatan dalam sepekan pasca-Lebaran. Kebijakan ini dikeluarkan lantaran kasus Covid-19 masih tinggi.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bupati Kebumen saat rakor menghadapi Lebaran 2021 di ruang rapat Setda Kebumen, Jumat (30/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen melarang warga menggelar pesta hajatan dalam sepekan pasca-Lebaran. Kebijakan ini dikeluarkan lantaran kasus Covid-19 di Kebumen tak kunjung turun.

Padahal, sudah menjadi kebiasaan di masyarakat, gelaran hajatan atau acara pernikahan, cukup ramai di Bulan Syawal atau bakda Lebaran.

"Larangan hajatan untuk rentang waktu satu pekan atau 7 hari setelah Lebaran, termasuk kegiatan lain yang mengumpulkan banyak orang," ungkap Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dalam rilis yang diterima, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Pamit Berangkat Tadarus Tapi tak Kunjung Pulang, Remaja Kebumen Ini Meninggal Tertabrak Kereta

Baca juga: Polisi Bongkar Praktik Prostitusi Online di Kebumen, Mucikari Ini Ngakunya Baru Dua Bulan

Baca juga: Eks Kades Ayamputih Kebumen Ini Kembali Berurusan dengan Hukum, Mantan Istri Dipukul Gunakan Gelas

Baca juga: Kernet Truk di Kebumen Ditangkap Polisi, Jual Pil Hexymer Tanpa Resep Dokter

Selain hajatan, pihaknya akan membatasi mobilitas masyarakat ke objek wisata, saat Lebaran.

Selama ini, objek wisata menjadi pusat keramaian saat momentum libur panjang, khususnya Lebaran.

Karenanya, pemkab memutuskan menutup obyek wisata milik daerah, terhitung sejak awal Lebaran hingga H+3 Lebaran.

Di sisi lain, berdasarkan laporan dinas terkait, persediaan kebutuhan pokok untuk masyarakat, menjelang Lebaran, aman dan mampu tercukupi.

Semisal, bahan bakar minyak (BBM), elpiji, beras, bawang merah, bawang putih, cabai, minyak goreng, hingga daging.

Meski demikian, beberapa komoditas mengalami fluktuatif harga sejak sepekan terakhir.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan mengonfirmasi, pasar-pasar tradisional di Kebumen sudah membenahi sarana prasarana protokol kesehatan, semisal dengan penambahan tempat cuci tangan berikut sabun.

Pedagang dan pengunjung juga diharuskan menggunakan masker serta berjaga jarak. (*)

Baca juga: Fabio Quartararo Gagal Naik Podium, Berikut Klasemen Pembalap MotoGP 2021. Rossi di Posisi Buncit

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Senin 3 Mei 2021 Rp 962.000 Per Gram

Baca juga: JADWAL Salat dan Buka Puasa Ramadan Hari Ke-21 di Purbalingga, 3 Mei 2021

Baca juga: JADWAL Salat dan Buka Puasa Ramadan Hari Ke-21 di Banyumas, 3 Mei 2021

Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved