Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran

Data Sepekan Melalui Aplikasi Polisine Inyong: Sudah Ada 1.789 Pemudik Masuk Banyumas

Catatan Polresta Banyumas: dalam sepekan terakhir ada 1.789 orang dari berbagai kota tercatat masuk Kabupaten Banyumas.

KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN
Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Firman Lukmanul Hakim. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Tim gabungan menjaga ketat pintu masuk wilayah Kabupaten Banyumas, untuk mengantisipasi warga yang mudik lebih awal.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol M Firman Lukmanul Hakim mengatakan, dalam sepekan terakhir ada 1.789 orang dari berbagai kota tercatat masuk Kabupaten Banyumas.

Data tersebut berdasarkan hasil rekapitulasi aplikasi "Polisine Inyong" pada 23-29 April 2021.

Baca juga: Curhat Pemilik Jasa Travel di Purwokerto di Tengah Larangan Mudik: Terpaksa Tawarkan untuk Wisata

Baca juga: Loka POM Banyumas Temukan Teri Formalin, Hasil Sampel di Pasar Manis Purwokerto

Baca juga: BI Purwokerto Tidak Lagi Layani Jasa Penukaran Uang, Jelang Lebaran Langsung ke Bank Umum

Baca juga: Di Pasar Manis Purwokerto, Tim Jumpai Produk Minuman Kadarluwarsa, Tertata di Rak Penjualan

"Sampai kemarin terdapat sejumlah 470 kendaraan dan 1.789 penumpang."

"Itu dari tiga titik lokasi penyekatan," kata Kombes Pol  Firman seperti dilansir dari Kompas.com, Jumat (30/4/2011).

Ketiga titik penyekatan tersebut yaitu di Ajibarang (perbatasan Banyumas-Brebes), Wangon (perbatasan Banyumas-Cilacap), dan Tambak (perbatasan Banyumas-Kebumen).

Adapun moda transportasi yang digunakan didominasi oleh kendaraan pribadi roda empat, termasuk kendaraan jasa travel serta sepeda motor dengan tujuan bervariasi.

"Tercatat sebanyak 201 kendaraan masuk ke Kabupatan Banyumas sebagai tujuan akhir dan 269 kendaraan hanya melintasi Banyumas," kata Kombes Pol Firman.

Lebih lanjut, Kombes Pol Firman mengatakan, warga yang masuk wilayah Banyumas wajib menjalani screening kesehatan.

Warga yang tidak memiliki surat bebas Covid-19 atau terindikasi terpapar Covid-19 akan menjalani tes cepat antigen di tempat.

"Tujuannya adalah untuk pengetatan masuknya warga pendatang yang berpotensi menjadi carrier virus Covid-19 ke Kabupaten Banyumas," ujar Kombes Pol Firman.

Kegiatan tersebut, kata Kombes Pol Firman, akan terus dilakukan hingga 5 Mei 2021 atau menjelang masa peniadaan mudik.

"Apabila ditemukan pengemudi atau penumpang yang reaktif akan karantina di tempat yang telah ditunjuk oleh Pemkab Banyumas," kata Kombes Pol Firman. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penyekatan di Perbatasan, 1.789 Orang Masuk Wilayah Banyumas dalam Sepekan Terakhir"

Baca juga: Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2021, Catatan BNPB: Wilayah Pesisir Cilacap Rawan Tsunami

Baca juga: Wabup Cilacap Berterima Kasih, Banyak Pihak Ikut Membantu Warga di Tengah Pandemi Covid-19

Baca juga: Pemuda di Rembang Purbalingga Diamankan saat Ambil Paket, Isinya 1000 Pil Hexymer yang Dibeli Online

Baca juga: Permintaan Mukena Ecoprint Purbalingga Meningkat Jelang Idulfitri, Dibandrol Rp 350 Ribu-Rp 1,5 Juta

Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved