Breaking News:

Berita Kudus

450 Pengendara Kena Tilang Elektronik di Kudus, Mayoritas Tak Pakai Helm dan Berboncengan Tiga

Kasatlantas Porles Kudus AKP Galuh Pandu Pandega mengatakan, pelanggarannya meliputi tidak memakai helm, berboncengan tiga, dan melewati marka jalan.

TRIBUNBANYUMAS/Istiimewa
Anggota Satlantas Polres Kudus memantau pelanggaran lalu lintas lewat kamera pengawas dari ruang kontrol setempat, Kamis (22/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Sejak pemberlakuan sistem tilang elektoronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Satlantas Polres Kudus mencatat ada ratusan pengendara melanggar lalu lintas.

Kasatlantas Porles Kudus AKP Galuh Pandu Pandega mengatakan, pelanggarannya meliputi tidak memakai helm, berboncengan tiga orang, dan melewati marka jalan.

Dari beragam jenis pelanggaran itu, kata dia, paling banyak didominasi tidak memakai helm dan bonceng tiga.

"Sampai saat ini, jumlahnya 450 pelanggaran. Yang sudah konfirmasi tilang datang ke kantor, 280 pelanggar," kata Pandu kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: Sajadah Motif Batik Kudus Mulai Diburu, Paling Laku Bermotif Parijoto Dilengkapi Kaligrafi

Baca juga: Gudang Kapuk di Kandangmas Kudus Terbakar, Api Diduga dari Petasan

Baca juga: Semua Guru di Kudus Bakal Terima Vaksin Covid-19, Vaksinasi Ditarget Rampung Juli

Baca juga: Rayakan Hari Kartini, Istri Bupati Kudus Ajak Remaja Putri Tuntaskan Pendidikan dan Tak Nikah Dini

Dia menambahkan, para pelanggar yang sudah mendapat surat konfirmasi tilang diberi waktu hingga 14 hari untuk datang ke kantor.

Kalau dalam batas waktu itu tidak mau datang konfirmasi ke kantor, lanjut Pandu, maka pelanggar menanggung risiko besar.

Menurutnya, pelanggar yang tidak mau mengindahkan surat konfirmasi tilang akan menerima risiko STNK diblokir.

Dengan demikian, pengendara tersebut untuk selanjutnya tidak bisa bayar pajak motor dan balik nama. Selain itu, nilai jual motor akan murah.

"Masyarakat yang kena ETLE segera ke kantor. Karena risikonya ditanggung sendiri. Kalau tidak tahu alamatnya, di surat konfirmasi saya cantumkan barcode share locationnya," ujarnya. (*)

Baca juga: Wabup Cilacap Berterima Kasih, Banyak Pihak Ikut Membantu Warga di Tengah Pandemi Covid-19

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Jumat 23 April 2021 Rp 981.000 Per Gram

Baca juga: JADWAL Salat dan Buka Puasa Ramadan Hari Ke-11 di Banyumas, 23 April 2021

Baca juga: JADWAL Salat dan Buka Puasa Ramadan Hari Ke-11 di Purbalingga, 23 April 2021

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved