Breaking News:

Berita Kudus

Rayakan Hari Kartini, Istri Bupati Kudus Ajak Remaja Putri Tuntaskan Pendidikan dan Tak Nikah Dini

Istri bupati Kudus berharap, remaja perempuan Kudus menuntaskan pendidikan dan tak sembrono memutuskan menikah di usia muda.

TRIBUNBANYUMAS/RAKA F PUJANGGA
Istri Bupati Kudus Hartopo, Mawar Karyadi (empat dari kanan barisan depan), foto bersama anggota PKK Kudus seusai apel perayaan Hari Kartini di halaman Pendopo Kabupaten Kudus, Rabu (21/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Mawar Karyadi, istri Bupati Kudus M Hartopo, mengaku prihatin maraknya pernikahan dini di wilayahnya. Dia pun berharap, remaja perempuan Kudus menuntaskan pendidikan dan tak sembrono memutuskan menikah di usia muda.

Apalagi, menurutnya, perempuan memiliki peran penting untuk menguatkan ekonomi keluarga agar tetap tegak di tengah pandemi.

Hal itu disampaikan Mawar saat memimpin apel perayaan Hari Kartini, di halaman Pendopo Kabupaten Kudus, Rabu (21/4/2021).

Dalam kesempatan itu, Mawar yang mengenakan busana kebaya itu memimpin apel yang diikuti srikandi Kudus, termasuk anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kudus.

Mawar menceritakan, banyak peremp‎uan memiliki peran ganda untuk membantu menopang perekonomian keluarga.

Baca juga: Sidak Layanan RSUD Dr Loekmono Hadi, Bupati Kudus Minta Tak Ada Lagi Petugas Berbicara Kasar

Baca juga: Rumah di Ploso Kudus Terbakar, Seserahan untuk Pernikahan Ikut Ludes

Baca juga: Harga Tiket Bus PO Haryanto Rute Jakarta-Kudus Tembus Rp 500 Ribu, Tertinggi Jelang Larangan Mudik

Baca juga: Alhamdulillah, Keluarga Miskin di Bae Kudus Terima Bantuan. Perbaikan Rumah Dikerjakan Sabtu Besok

Satu di antaranya, saat banyak suami yang menjadi korban pe‎mutusan hubungan kerja (PHK), istri ikut ambil bagian membantu ekonomi keluarga.

"‎Peran istri jelas besar di tengah pandemi, banyak suami di-PHK. Bagaimana mereka putar otak sehingga bisa mendongkrak ekonomi keluarga," ujar dia.

Mawar menjelaskan, di zaman emansipasi seperti sekarang, wanita juga dituntut tidak hanya berada di dalam rumah Namun ikut berkarya dan mengelola banyak hal.

‎"Motivasi untuk para perempuan agar bisa menuntaskan pendidikannya karena pendidikan sudah menjadi keharusan," katanya.

‎Menurutnya, problem perempuan saat ini adalah meningkatnya tren pernikahan usia dini di Kabupaten Kudus.

Halaman
123
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved