Breaking News:

Berita Kudus

Bingung Cari Takjil? Yuk, ke Pasar Ramadan di Megawon Kudus. Ada Beragam Makanan Berbuka Puasa

Tempat parkir timur Lapangan Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, berubah menjadi pasar takjil saat sore hari, selama Ramadan.

TRIBUNBANYUMAS/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Pedagang gorengan di Pasar Ramadan di Megawon, Kudus, sedang menyiapkan pesanan pembeli, Rabu (14/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Tempat parkir timur Lapangan Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, berubah menjadi pasar takjil saat sore hari, selama Ramadan. Pasar tiban ini dinilai mampu membantu meningkatkan perekonomian warga setempat di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Setiap sore, puluhan warga menata lapak dagangan. Mereka menjual aneka menu makanan berbuka puasa kepada pengunjung.

Kepala Desa Megawon Nurasag mengatakan, ada 40 pedagang yang mengisi stan berjualan yang disediakan pemerintah desa.

Mereka bakal berjualan menjelang buka puasa, selama dua pekan ke depan.

Menurut Nurasag, Pasar Ramadan dibuka sejak 11 April dan akan berakhir pada 24 April 2021.

"Tapi, kalau masyarakat antusias, kami buka sampai akhir Ramadan," katanya, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Lagi, Keran Wastafel di Kudus City Walk Hilang Dicuri

Baca juga: Belasan Pasangan Tak Resmi Ngamar di Hotel di Kudus, Terjaring Razia Satpol di Hari Pertama Ramadan

Baca juga: Tancap Gas Tata Birokrasi, Bupati Kudus: Jangan Jadi Duri dan Punya Kepentingan Pribadi

Baca juga: Tunggakan Klaim Penanganan Covid Tembus Rp 10 Miliar, RS Aisyiyah Ku‎dus Khawatir Tak Bisa Bayar THR

Lantaran digelar di masa pandemi Covid-19 yang belum teratasi, Nurasag mengatakan, pihaknya terus mengingatkan pedagang dan pembeli agar menerapkan protokol kesehatan.

Setiap pedagang diminta memakai masker dan menyediakan hand sanitizer.

Seorang pedagang, Sumarni, bersyukur adanya Pasar Ramadan tersebut. Di hari pertama berjualan, dia bisa meraup untung Rp 180 ribu.

"Hasilnya lumayan, bisa buat tambah-tambah," ujar penjual gorengan dan minuman itu.

Dia pun mengapresiasi pemerintah desa yang memfasilitasi adanya Pasar Ramadan. Menurutnya, Pasar Ramadan memberi wadah kepada masyarakat untuk membangkitkan ekonomi.

Warga RT 4 RW 1 itu berharap, masyarakat antusias datang ke Pasar Ramadan sehingga pasar tiba ini bisa berlangsung hingga menjelang Lebaran. (*)

Baca juga: Motor Matic Hangus Terbakar di Pudakpayung Semarang, Api Diduga Muncul dari Busi

Baca juga: Hilang Sejak Senin, Gadis Asal Tugu Kota Semarang Tak Pulang setelah Pamit Les

Baca juga: JADWAL Salat dan Buka Puasa Hari Ketiga Ramadan di Purbalingga, 15 April 2021

Baca juga: JADWAL Salat dan Buka Puasa Hari Ketiga Ramadan di Banyumas, 15 April 2021

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved