Breaking News:

Berita Kudus

Belasan Pasangan Tak Resmi Ngamar di Hotel di Kudus, Terjaring Razia Satpol di Hari Pertama Ramadan

Satuan Polisi Pamong Praja menjaring belasan pasangan tanpa status pernikahan, sedang berduaan di kamar hotel, Selasa (13/4/2021).

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Satuan Polisi Pamong Praja menjaring belasan pasangan tanpa status pernikahan yang berduaan di kamar hotel, Selasa (13/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Satuan Polisi Pamong Praja menjaring belasan pasangan tanpa status pernikahan, sedang berduaan di kamar hotel, Selasa (13/4/2021).

Belasan pasangan itu terjaring razia di Hotel M, Hotel C, Hotel P, Hotel S, dan Hotel SK.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kudus Djati Solechah menegaskan, pelaksanaan razia itu untuk menjaga suasana kondusif dan menegakkan Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2020.

"Dari hasil operasi itu, di hotel M, didapati 12 pasangan yang kemudian kami lakukan pendataan dan pembinaan," kata Djati seusai razia.

Baca juga: Tunggakan Klaim Penanganan Covid Tembus Rp 10 Miliar, RS Aisyiyah Ku‎dus Khawatir Tak Bisa Bayar THR

Baca juga: Tancap Gas Tata Birokrasi, Bupati Kudus: Jangan Jadi Duri dan Punya Kepentingan Pribadi

Baca juga: 198 Peserta Ikuti Kontes Ikan Cupang di Kudus, Perebutkan Uang dan Tropi di 9 Kategori

Baca juga: Pasokan Tersendat, Stok Vaksin Covid di Kudus Tinggal 40 Vial. Hanya Cukup untuk 400 Orang

Dia menuturkan, pasangan muda-mudi yang terjaring operasi itu, diminta menandatangani surat pernyataan agar tidak melakukan lagi perbuatan melanggar perda.

Sementara itu, hotel yang dijadikan tempat berduaan pasangan muda-mudi, juga bakal diberi sanksi jika kedapatan melanggar perda yang sama.

"(Pengelola) hotelnya kami panggil, kami mintai klarifikasi. Apakah ada filter bagi tamu yang menginap di situ atau seperti apa," imbuhnya.

Menurut Djati, jika terbukti ada pelanggaran maka akan diberikan sanksi sesuai Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2020. (*)

Baca juga: Bupati Minta Tempat Hiburan Malam di Blora Tutup selama Ramadan, Jam Operasional Mal Dibatasi

Baca juga: Larangan Mudik Tak Pengaruhi Penjualan Mobil Bekas, Jenis MPV Paling Dicari

Baca juga: 52 Santri dan Pengasuh Ponpes di Ceper Klaten Positif Covid, Berawal dari Santri Alami Anosmia

Baca juga: Bupati Banyumas Izinkan Pasar Tiban Takjil meski Pandemi: Pedagang dan Pembeli Harus Patuh Prokes

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved