Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Upacara Galungan di Candi Cetho Karanganyar, Teguh Pambudi: Terbatas Hanya Warga Lokal

Persiapan upacara Galungan yakni membuat sesajen dan penjor telah dilakukan sejak Selasa (13/4/2021) malam.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
PRADAH KABUPATEN KARANGANYAR
Umat Hindu di Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar berjalan menuju ke Komplek Candi Cetho untuk melaksanakan Upacara Galungan, Rabu (14/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Umat hindu di Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar melaksanakan upacara Galungan di kompleks Candi Cetho, Rabu (14/4/2021). 

Ketua Pradah (Perhimpunan Pemuda Hindu) Karanganyar, Teguh Pambudi menyampaikan, persiapan upacara Galungan yakni membuat sesajen dan penjor telah dilakukan sejak Selasa (13/4/2021) malam.

Kemudian sembahyang dilakukan pada keesokan harinya. 

Baca juga: Berburu Menu Berbuka Puasa? Silakan ke Kampung Ramadan Galaxy, di GOR Raden Mas Said Karanganyar

Baca juga: Harga Daging Ayam Kini Mencapai Rp 40 Ribu per Kilogram, Misal di Pasar Nglano Karanganyar

Baca juga: Begini Mekanisme Pemberian THR di Kabupaten Karanganyar, Diberikan Penuh Tanpa Dicicil

Baca juga: Wajib Tutup Tujuh Hari, Ini Jam Operasional Diskotik Hingga Karaoke di Karanganyar Selama Ramadan

Upacara Galungan dipimpin Mangku Saraswati dan Mangku Gede Mahardika.

Dalam kesempatan tersebut, peserta sembahyang juga menyediakan sesaji yang dibawa saat upacara Galungan.

Masing-masing rumah menyediakan satu sesaji. 

"Acara kali ini kami tidak mengundang."

"Jadi dikhususkan warga lokal karena pandemi," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (14/4/2021).

Ada sekira 100 umat Hindu yang mengikuti upacara Galungan.

Ditambah pemeluk agama lain yang turut hadir di kompleks Candi Cetho.

Dalam pelaksanaannya, panita acara tetap menerapkan prokes dengan menjaga jarak antar barisan.

Lanjut, Teguh, peserta yang hendak memasuki lokasi sembahyang diminta cuci tangan terlebih dahulu dan panitia menyediakan masker bagi yang tidak mengenakannya.

Dia menjelaskan, upacara Galungan tidak digelar pada tahun lalu karena awal adanya pandemi Covid-19.

Di sisi lain kawasan Candi Cetho juga masih ditutup. 

"Tahun sebelumnya dilaksanakan di rumah dan ada yang di rumah tokoh adat," ucapnya. (Agus Iswadi)

Baca juga: Vaksinasi Lansia di Kendal, Dijadwal Dua Sesi Selama Ramadan, Tiap Pagi dan Seusai Salat Tarawih

Baca juga: Teror Pecah Kaca Truk Masih Jadi Misteri di Kendal, Tim Khusus Masih Menyisir Cari Pelaku

Baca juga: Mengintip Aktivitas Ponpes Lansia Banyubiru Semarang kala Ramadan: Santri Mengaji dan Ikut Pelatihan

Baca juga: Ini Wajah Dua Pelaku Begal Motor di Tembalang Semarang: Sasar Anak-anak Karena Mudah Diperdaya

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved