Breaking News:

PSIS Semarang

Kecewa Tim Diliburkan Tanpa Batasan Waktu, Pelatih PSIS Semarang Bakal Lobi Manajemen

Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic berencana membicarakan kelanjutan tim setelah keputusan manajemen meliburkan tim.

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Pelatih kepala PSIS Semarang Dragan Djukanovic. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Manajemen PSIS Semarang meliburkan skuad Mahesa Jenar, usai kalah di Piala Menpora 2021 dan bertepatan dengan Ramadan.

Terkait kondisi ini, Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic berencana membicarakan kelanjutan tim lantaran harus menghadapi Liga 1 2021.

Dragan memastikan, dirinya tak akan kembali ke Serbia meski libur yang ditetapkan manajemen hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Saya tidak akan kembali ke negara saya, saya putuskan tetap berada di Indonesia. Saya tidak memiliki waktu yang tepat dan cukup untuk kembali ke sana," ungkap Dragan kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (13/3/2021).

Baca juga: PSIS Semarang Gagal Masuk Semifinal Piala Menpora, Dragan: Kami Sudah Tahu Akan Berjalan Seperti Itu

Baca juga: PSIS Semarang Gagal Lanjut di Semifinal Piala Menpora, Kalah Adu Penalti Lawan PSM Makassar

Baca juga: Motor NMAX Ringsek Tabrak Bus Karyawan di Jalan S Parman Kota Semarang, Bus Mogok Sejak 2 Hari

Baca juga: Ini Wajah Dua Pelaku Begal Motor di Tembalang Semarang: Sasar Anak-anak Karena Mudah Diperdaya

Setelah PSIS menyelesaikan kiprahnya di turnamen pramusim (Piala Menpora) hingga babak 8 besar, Dragan mengatakan, ia sebetulnya menyiapkan sejumlah rencana. Namun, hal tersebut sulit direalisasikan.

"Pertama, saya harus bertemu dengan manajemen dan berdiskusi terkait situasi sekarang. Setelahnya, kita lihat. Karena, ada banyak masalah yang harus dipecahkan," kata Dragan.

Secara personal, ia menyayangkan tim harus beristirahat kembali. Namun, dia harus tunduk pada keputusan tim.

"Seperti yang saya lihat, beberapa tim melanjutkan persiapannya untuk Liga 1. Saya harap juga begitu. Inilah topik utama yang saya ingin bicarakan kepada manajemen," ucapnya.

"Kami baru saja mulai berlatih dan sekarang harus istirahat lagi. Ini tidak bagus tapi mau bagaimana," keluhnya.

Mantan pelatih Borneo FC tersebut mengatakan, akan berusaha menyesuaikan diri dengan situasi sekarang.

"Ketika sesuatu tidak bisa diubah, kita harus menyesuaikan dengan situasi," ungkapnya. (*)

Baca juga: Dinkes Banyumas Berencana Buka Layanan Vaksinasi Covid Seusai Tarawih, Ini Pertimbangannya

Baca juga: Cocok Jadi Menu Takjil, Ini Resep Es Campur Manado

Baca juga: Guru Agama Islam di Banyumas Gelar Pesantren Virtual Ramadan, Ada Kisah Rasul dan Kuis Juga, Loh

Baca juga: Ruko di Masaran Sragen Terbakar: 1 Mobil, 2 Motor, dan 5 Ton Pupuk Ludes

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved