Teror Virus Corona

Ibu dan Bayi Baru Lahir di Kota Tegal Positif Covid-19, Diduga Tertular saat Dijenguk di Rumah

Bayi yang baru lahir bersama sang ibu, di Kota Tegal, dikabarkan posifit Covid-19.

Editor: rika irawati
Handout / US Food and Drug Administration / AFP
Ilustrasi virus Covid-19. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Bayi yang baru lahir bersama sang ibu, di Kota Tegal, dikabarkan posifit Covid-19. Namun, setleah enam hari menjalani perawatan di rumah sakit, kondisi keduanya dilaporkan membaik.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tegal Siti Halamah mengatakan, hingga hari ini, keduanya masih menjalani perawat di RSUI Harapan Anda.

"Alhamdulillah, kondisinya sudah stabil," kata Siti Halamah saat dihubungi Kompas.com, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Baru 24 Persen Lansia yang Disuntik Vaksin di Kota Tegal, Solusi Dinkes: Kami Bakal Jemput Bola

Baca juga: Mantan Napiter Dapat Bantuan Usaha di Hari Jadi Kota Tegal, Siap Jualan Kebab NKRI

Baca juga: Organda Kota Tegal Minta Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan Larangan Mudik, Ini Alasannya

Baca juga: Hujan Es Guyur Banjarharjo Brebes, Begini Penjelasan BMKG: Berpotensi Terjadi di Tegal Juga

Menurut Halamah, belajar dari kasus tersebut, masyarakat diimbau tak abai dan tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan 5 M.

Protokol 5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas, harus terus dilaksanakan meski kasus Covid-19 di Kota Tegal melandai.

"Protokol kesehatan itu yang utama. Intinya, masyarakat dalam situasi apapun harus tetap melaksanakan protokol kesehatan," ujar Halamah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr Sri Prima Indraswari sebelumnya, menjelaskan, bayi laki-laki dan ibunya itu menjalani isolasi di RSUI Harapan Anda Kota Tegal.

Kasus tersebut diketahui saat sang bayi yang baru lahir dua hari, mengalami demam, setelah proses persalinan di rumah sakit.

"Bayi lahir di rumah sakit tanggal 5 April dan pulang ke rumah 7 April. Tanggal 8 demam, kemudian dibawa ke rumah sakit lagi. Setelah swab, positif Covid-19," kata Prima, Senin (12/4/2021).

Prima mengatakan, awal demam, suhu tubuh sang bayi sempat mencapai 39,5 derajat celcius disertai sesak napas.

Berbeda dari sang bayi, sang ibu, meski positif Covid-19 tak mengalami gejala atau keluhan medis. Meski demikian, keduanya tetap mendapat perawatan di rumah sakit yang sama.

Baca juga: Kecewa Tim Diliburkan Tanpa Batasan Waktu, Pelatih PSIS Semarang Bakal Lobi Manajemen

Baca juga: Dinkes Banyumas Berencana Buka Layanan Vaksinasi Covid Seusai Tarawih, Ini Pertimbangannya

Baca juga: Cocok Jadi Menu Takjil, Ini Resep Es Campur Manado

Baca juga: Guru Agama Islam di Banyumas Gelar Pesantren Virtual Ramadan, Ada Kisah Rasul dan Kuis Juga, Loh

Prima menduga, ibu dan bayi tersebut terpapar saat sudah di rumahnya di Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, atau bukan saat di rumah sakit proses persalinan.

"Kemungkinan di rumah. Karena kan banyak yang jenguk saat di rumah. Di situlah pentingnya menjaga protokol pencegahan Covid-19," ujarnya.

Data per 11 April, angka kesembuhan kasus Covid-19 di Kota Tegal mencapai 93,33 persen dengan angka kematian 5,90 persen serta kasus aktif 17 orang.

Sementara, data di corona.tegalkota.go.id, Rabu (14/4/2021), kasus terkonfirmasi Covid-19 warga Kota Tegal mencapai total 2.205 kasus. Rinciannya 9 dirawat, 6 isolasi mandiri, 2.059 sembuh, dan 131 meninggal. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Enam Hari Dirawat, Ibu dan Bayi Baru Lahir di Tegal yang Positif Covid-19 Kondisinya Membaik".

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved