Breaking News:

Berita Purbalingga

Jelang Ramadan, Bupati dan Ulama Ponpes di Purbalingga Ziarah Makam Leluhur. Ini Tujuannya

Bupati Purbalingga didampingi suami, juga wakil bupati dan alim ulama pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Purbalingga, berziarah ke makam leluhur.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bupati Purbalingga beserta para alim ulama Pimpinan Pondok Pesantren di Kabupaten Purbalingga melakukan ziarah ke makam leluhur, Jumat (9/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga didampingi suami, juga wakil bupati dan alim ulama pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Purbalingga, melakukan ziarah ke makam leluhur, Jumat (9/4/2021).

Ziarah ini merupakan rangkaian tradisi masyarakat menjelang Ramadan, yang disebut Nyadran. Tradisi ini biasanya dilakukan pada bulan Sya'ban pada kalender Hijriyah.

"Sebagaimana tradisi masyarakat, kami (melakukan) Nyadran. Mendoakan leluhur yang sudah mendahului kita," ujar Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dalam rilis yang diterima Tribunbanyumas.com, Minggu (11/4/2021).

Baca juga: Enam Produk Ini Digadang-gadang Jadi Unggulan Purbalingga, Sebut Saja Ada Blangkon Soedirman

Baca juga: Operasi Keselamatan Candi Digelar Mulai 12 April, Ini Sasarannya Selama 14 Hari di Purbalingga

Baca juga: Bupati Purbalingga Bentuk FLP Beranggotakan 11 Tokoh, Tugasnya Beri Masukan dan Awasi Kebijakan

Baca juga: Punya Direktur Baru, Perumda Puspahastama Purbalingga Diminta Tak Hanya Jual Beras

Ziarah ini juga bagian dari ibadah sunnah seorang muslim. Menurutnya, ziarah akan senantiasa mengingatkan diri akan kematian.

Sehingga, muncul keinginan introspeksi diri menjadi manusia yang lebih baik demi mempersiapkan diri sebelum kematian kelak.

"Disamping itu, kami juga berdoa agar Purbalingga senantiasa diberikan keselamatan, kekuatan, dijauhkan dari bencana, dan covid segera hilang," katanya.

Kegiatan Nyadran ini rencanannya akan menjadi kegiatan rutin pemerintah setiap menjelang bulan suci Ramadan.

Tiwi, sapaan bupati, mengatakan, kegiatan ini juga bermanfaat memperkokoh sinergi antara pemerintah dengan alim ulama.

"Semoga, ini menjadi berkah barokah untuk kita semuanya," ungkapnya.

Adapun makam leluhur yang dikunjungi pada ziarah kali ini di antaranya Makam Ki Arsantaka di Purbalingga Lor, Makam Raden Sayyid Kuning di Desa Onje Mrebet, dan Makam Wali Perkasa di Desa Pekiringan Karangmoncol.

Seperti yang diketahui, Ki Arsantaka merupakan orangtua sekaligus penasihat Bupati Pertama Purbalingga, yakni Raden Tumenggung Dipayuda III.

Baca juga: Satpol PP Kota Semarang Oprak Judi Togel Jelang Ramadan, Meja dan Catatan Rekapitulasi Nomor Dikukut

Baca juga: Ambil Foto Sunrise di Pantai Teluk Penyu Cilacap, Pemuda Ini Malah Tercebur ke Laut bersama Motornya

Baca juga: UPDATE Gempa Malang: 8 Orang Meninggal, 1.189 Rumah Rusak

Sementara, Raden Sayyid Kuning merupakan pemuka agama setempat yang juga dijadikan menantu Adipati Onje II pada masa Kesultanan Pajang.

Sedangkan Wali Perkasa merupakan tokoh penyebar agama Islam di wilayah setempat yang saat itu disebut Perdikan Cahyana pada zaman Kesultanan Demak. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved