Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran 2021

Warga Dilarang Mudik Tahun Ini, Respon Wali Kota Tegal: Kami Dukung Arahan Pusat

Terkait dampak ekonomi atas larangan mudik, menurut Dedy Yon, kebijakan tersebut menjadi antisipasi dari pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono meminta masyarakat tidak panik pasca dikeluarkannya kebijakan larangan mudik Lebaran 2021. 

Ia menilai, kebijakan tersebut tentu sudah mempertimbangkan risiko penularan Covid-19 di transportasi umum. 

Menurut Dedy Yon, transportasi umum berpotensi menjadi tempat penularan di musim mudik. 

Baca juga: 500 Angkutan Umum Bakal Terdampak di Kota Tegal, Imbas Kebijakan Larangan Mudik Tahun Ini

Baca juga: Pedagang Pasar Martoloyo Tegal Sudah Direlokasi, Proyek Revitalisasi Dimulai Pekan Depan

Baca juga: Kejari Gandeng Unnes, Audit Proyek Revitalisasi Alun-alun Kota Tegal, Hasilnya Dua Pekan Lagi

Baca juga: Wali Kota Tegal Tanggapi Rencana Impor Beras: Semestinya Petani yang Dapat Untung

Terlebih jika ada masyarakat yang lalai dalam protokol kesehatan

Dia mengatakan, jika pun diperbolehkan, lebih baik masyarakat yang mudik dengan kendaraan pribadi. 

Karena kendaraan umum terlalu sangat berisiko. 

"Jadi saat ini kami menunggu arahan Pemerintah Pusat, untuk kepastiannya."

"Yang jelas bahwa Kota Tegal mendukung arahan dari pemerintah," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (27/3/2021). 

Terkait dampak ekonomi atas larangan mudik, menurut Dedy Yon, kebijakan tersebut menjadi antisipasi dari pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19. 

Dia memperkirakan dampaknya tidak terlalu besar. 

Menurutnya, beberapa masyarakat pun sudah ada yang menyempatkan pulang sebelum Ramadan dan Lebaran 2021. 

Jadi masyarakat sudah terbiasa tidak mudik di masa pandemi Covid-19. 

"Kami harapkan posisi seperti ini mudik pakai mobil pribadi saja."

"Karena kendaraan umum ini riskan."

"Kalau pakai kendaraan umum lebih baik tidak usah," ungkapnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Baca juga: Pemerintah Resmikan Gudang Sistem Resi Gudang Bawang Merah di Brebes, Ini Manfaatnya

Baca juga: Ingin Dongkrat Penjualan UMKM, Pemkab Brebes Studi Banding ke Purbalingga Lihat Program Tuka Tuku

Baca juga: Paling Lama Satu Jam Urus SKCK di SPKT Polres Pemalang

Baca juga: Sepekan Ini di Pemalang, Tiga Bandar Judi Togel Diringkus Polisi, Kapolres: Kami Pasti Berantas

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved