Berita Jawa Tengah
TPA Berbasis Sanitary Landfill Sudah Bisa Digunakan, Lokasinya di Darupono Kendal
TPA yang dibangun di atas luas lahan 5,7 hektare di Jalan Boja-Kaliwungu, Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan ini bakal segera difungsikan.
Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
Sementara gas metana yang dihasilkan sudah terbuang sehingga tidak menimbulkan kebakaran atau ledakan.
Untuk sampah anorganik nantinya bakal dimanfaatkan dengan cara didaur ulang mengggunakan mesin.
Juga dibantu dengan pegiat lingkungan untuk mengelolanya.
"Dengan pengelolaan sanitary landfill ini akan memudahkan pengelolaan sampah."
"Sehingga tidak menimbulkan bau menyengat atau menjadi timbunan yang mengakibatkan munculnya gas metana," ujarnya.

Baca juga: Vaksinasi Massal di GOR Satria Purwokerto layani Warga Banyumas Raya, Pemkab Siapkan Bus Khusus
Baca juga: Vaksinasi bagi Guru di Banyumas Dimulai, Diprioritaskan untuk 10 Sekolah Pelaksana Tatap Muka
Baca juga: Bupati Banyumas Pilih GOR Satria Purwokerto Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19, Dibuka 31 Maret 2021
TPA baru Darupono ini dibangun dengan anggaran Rp 20,7 miliar.
Pada tahap pertama, sudah terbangun satu block cell seluas 1,5 hektare.
Dengan luasan tersebut, Irwin memperkirakan bisa menampung sampah selama lima tahun ke depan.
Selanjutnya bisa diambil untuk dipergunakan menjadi pupuk setelah dibusukkan.
"Kalau block cell I sudah penuh, selanjutnya akan beralih ke lubang atau block cell II."
"Dari luasan yang ada perkiraan nanti ada 10 block cell," tuturnya.
Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Pertamanan DLH Kabupaten Kendal, Wahjuono Irwanto menambahkan, block cell berfungsi sebagai tempat pemrosesan sampah setelah dilakukan pemilahan antara sampah organik dan anorganik.
Sedangkan pengadaannya dilakukan secara bertahap.
"Pembangunan block cell secara bertahap."
"Tahun ini satu block cell, tahun depan tambah satu block cell lagi," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (26/3/2021).