Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Sah, Pemerintah Larang Mudik Lebaran. Cuti Idulfitri Hanya 1 Hari

Pemerintah resmi melarang mudik Lebaran 2021. Kebijakan ini berlaku untuk semua masyarakat.

Editor: rika irawati
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Ilustrasi mudik. Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol Jakarta-Cikampek di Cikampek, Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Pemerintah resmi melarang mudik Lebaran 2021. Kebijakan ini berlaku untuk semua masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy berdasarkan hasil rapat tingkat menteri, Jumat (26/3/2021).

"Ditetapkan bahwa tahun 2021, mudik ditiadakan. Berlaku untuk seluruh ASN, TNI, Polri, BUMN, karyawan swasta, maupun pekerja mandiri dan juga seluruh masyarakat," ujar Muhadjir dalam konferensi pers secara virtual, usai rapat.

Baca juga: Mudik Lebaran Tak Dilarang, Dishub Salatiga Minta Vaksinasi Covid Sopir Angkutan Umum Jadi Priotitas

Baca juga: Jelang Arus Mudik Lebaran, Polda Jateng Bakal Dirikan Posko Kesehatan di Setiap Rest Area

Baca juga: Mudik Lebaran Diperbolehkan, Gubernur Ganjar Minta Sopir Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Mudik Lebaran Tak Dilarang, Ini Pesan Epidemiolog agar Tak Terjadi Penularan Covid-19

Keputusan tersebut diambil mengingat tingginya angka penularan dan kematian akibat Covid-19 setelah beberapa kali libur panjang, khususnya setelah libur Natal dan Tahun Baru.

Dengan demikian, kata dia, salah satu upaya pemerintah yang sedang dilakukan dalam penanganan Covid-19, yakni vaksinasi bisa berjalan maksimal.

Muhadjir mengatakan, larangan mudik tersebut akan berlaku mulai 6-17 Mei 2021.

Kemudian, sebelum dan sesudah waktu tersebut, masyarakat diimbau tidak pergi ke mana-mana.

"Larangan mudik akan mulai pada 6-17 Mei 2021. Sebelum dan sesudah waktu tersebut, diimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan ke luar daerah, kecuali betul-betul dalam keadaan mendesak dan perlu," kata dia.

Selanjutnya, kata dia, aturan-aturan yang menunjang peniadaan mudik tersebut akan diatur oleh kementerian/lembaga terkait, termasuk Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Baca juga: 5 Berita Populer: Lima Tahanan Polres Purbalingga Kabur-Kades di Pekalongan Dilaporkan Ingkar Nikahi

Baca juga: Pencuri Bobol Konter HP di Ungaran Kabupaten Semarang, Gondol 5 Power Bank dan Uang Rp 20 Ribu

Baca juga: 4 Arca di Pekalongan Terbengkalai, Komunitas Kobuira Surati Pemkab

Baca juga: Harga Emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Semarang Pagi Ini, 26 Maret 2021 Rp 925.000 Per Gram

"Di dalamnya akan diatur mengenai langkah-langkah pengawasannya oleh TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, dan lain-lain," kata Muhadjir.

Ia juga menegaskan bahwa meskipun cuti bersama Idulfitri tetap ada, yakni satu hari, tetapi tidak boleh ada aktivitas mudik yang dilakukan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved