Breaking News:

Berita Karanganyar

Tepergok Bermesraan di Alun-alun Karanganyar, Sepasang Pelajar Digiring ke Kantor Satpol PP

Satpol PP terpaksa membawa sejoli itu karena mendapatkan laporan dari masyarakat yang merasa resah melihat keduanya bermesraan di ruang publik.

TRIBUNBANYUMAS/AGUS ISWADI
Kasi Tribumtranmas Satpol PP Karanganyar Sugimin membina dua remaja yang kedapatan bermesraan di Alun-alun Karanganyar, Kamis (25/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Sejoli berinisial DS (17), asal Kecamatan Mojogedang, dan DC (18), asal Jaten, dibawa ke Kantor Satpol PP Karanganyar lantaran kedapatan bermesraan di Alun-alun Karanganyar, Kamis (25/3/2021) siang.

Keduanya diketahui masih berstatus sebagai pelajar kelas XII.

Satpol PP terpaksa membawa sejoli itu karena mendapatkan laporan dari masyarakat yang merasa resah melihat keduanya bermesraan di ruang publik.

"Ruang publik kok untuk yang-yangan, berpelukan, bermesraan. Kami mengambil, membawa ke sini (Kantor Satpol PP) untuk pembinaan ringan," kata Kasi Tribumtranmas Satpol PP Karanganyar, Sugimin.

Baca juga: Calon Jemaah Haji Karanganyar Mulai Divaksin Covid-19, Baru Menjangkau 270 Orang

Baca juga: Baru Satu Kamera Pengawas yang Aktif di Karanganyar, Kapolres: Enam Lainnya Bersifat Portable

Baca juga: Usul ke Gubernur Jateng, Bupati Karanganyar: Tolong Kuota Siswa Ditambah Saat Uji Coba PTM

Baca juga: Vaksinasi Saat Ramadan, Batalkah Puasanya? Begini Kata Kemenag Karanganyar

Lanjutnya, keduanya dibina karena melanggar etika, adab, dan sopan santun serta Tibumtranmas di kawasan publik.

Mereka juga diminta membuat surat pernyataan supaya tidak mengulangi. Apabila kedapatan mengulangi, pihak Satpol PP akan memanggil orangtua keduanya.

"Mereka sudah mengakui, 'saya tahu itu kesalahan kami, Pak.' Tidak ada sanksi, hanya pembinaan. Saya pesan supaya tidak mengulangi," terangnya.

Sugimin menuturkan, sebenarnya, anggota telah melakukan patroli 24 jam di kawasan Alun-alun Karanganyar guna mengantisipasi adanya remaja yang bermesraan di ruang publik.

"Hanya kecolongan ini. Kejadian seperti ini dua kali terjadi. Dulu itu berpelukan dan ciuman," jelasnya.

Baca juga: Empat Tahanan Polres Purbalingga Dikabarkan Kabur, Terlibat Kasus Narkoba dan Pencurian

Baca juga: 38 Calon Kades di Pati Berebut Suara dengan Anggota Keluarga, Bupati: Tahapan Tetap Sesuai Aturan

Baca juga: Serbuan Serangga Bersayap di Jembatan Kebumen Tak Kunjung Reda, Warga Minta PJU Dimatikan

Baca juga: Vaksinasi Covid bagi Lansia Purbalingga Baru Mencapai 7,9 Persen, Dinkes Ungkap Keterbatasan Vaksin

Di sisi lain, guna mengantisipasi kejadian serupa, anggota akan melakukan penertiban di kawasan alun-alun. Sehingga kawasan tersebut steril dari remaja yang nongkrong.

Dia mengimbau kepada para remaja supaya tidak keluyuran saat jam kerja. Apabila, waktunya belajar, alangkah baiknya berada di rumah.

"Pukul 21.00 WIB kami oyak-oyak. Maksimal pukul 21.00 WIB sudah pulang," ujarnya. (*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved