Breaking News:

Berita Pendidikan

SMK Negeri Jenawi Gelar Simulasi Ujian Sekolah, Sebagian Siswa Terkendala Sinyal

Simulasi ujian sekolah menggunakan model CBT Android di SMK Negeri Jenawi digelar sejak Selasa (23/3/2021) hingga Rabu (24/3/2021).

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI SMKN JENAWI
Siswa SMK Negeri Jenawi sedang mengikuti simulasi ujian sekolah secara online, Rabu (24/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - SMK Negeri Jenawi menggelar simulasi menjelang dilaksanakannya ujian sekolah secara online.

Simulasi menggunakan model CBT Android itu digelar sejak Selasa (23/3/2021) hingga Rabu (24/3/2021).

Dalam ujian sekolah secara online tersebut siswa dapat menggunakan handphone, tablet, maupun laptop.

Baca juga: Calon Jemaah Haji Karanganyar Mulai Divaksin Covid-19, Baru Menjangkau 270 Orang

Baca juga: Baru Satu Kamera Pengawas yang Aktif di Karanganyar, Kapolres: Enam Lainnya Bersifat Portable

Baca juga: Usul ke Gubernur Jateng, Bupati Karanganyar: Tolong Kuota Siswa Ditambah Saat Uji Coba PTM

Baca juga: Vaksinasi Saat Ramadan, Batalkah Puasanya? Begini Kata Kemenag Karanganyar

Kepala SMK Negeri Jenawi, Sri Eka Lelana menyampaikan, ujian sekolah bagi kelas XII akan dilaksanakan pada 29 Maret hingga 8 April 2021.

Ada 300 siswa dari Jurusan TKR, TKJ, dan AKL yang bakal mengikuti ujian sekolah.

Setiap hari ada dua mapel yang diujikan.

"Kegiatan simulasi bertujuan untuk menguji coba kesiapan server apakah terjadi kendala atau tidak pada saat pelaksanaan tes."

"Selain itu, simulasi bertujuan untuk mengantisipasi kesulitan yang ditemukan oleh siswa saat pelaksanaan tes."

"Misalnya tidak bisa login, tampilan soal tidak muncul, atau masalah sinyal di tempat masing-masing siswa," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (24/3/22021).

Dari hasil evaluasi selama simulasi ada beberapa temuan seperti handphone milik siswa kurang kuat menangkap sinyal.

Hal itu karena Jenawi termasuk daerah yang dikelilingi pegunungan.

Lanjut Eka, melihat kondisi tersebut, dia mengimbau para siswa agar bisa mencari lokasi yang sinyalnya bagus.

"Apabila memang mereka betul-betul merasa kesulitan sinyal, kami menyarankan siswa tersebut untuk datang ke sekolah."

"Silakan manfaatkan internet di sekolah dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan," jelasnya. (Agus Iswadi)

Baca juga: Pembahasan Alot sejak 2017, Revisi Perda RTRW Cilacap Akhirnya Disahkan. Poin Utama Soal Investasi

Baca juga: Saudara Sepupu Dibunuh di Cilacap, Korban Lagi Hamil Tujuh Bulan, Alasan Pelaku Takut Ketahuan Istri

Baca juga: Bupati Banyumas Minta Pemerintah Desa Lakukan Evaluasi PPKM Mikro Setiap Pekan

Baca juga: Sentra Vaksinasi Covid-19 dari BUMN Bakal Dibuka di Banyumas, Prioritas Masih untuk Lansia

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved