Berita Banyumas

Bupati Banyumas Minta Pemerintah Desa Lakukan Evaluasi PPKM Mikro Setiap Pekan

Bupati Banyumas Achmad Husein meminta seluruh kepala desa di Banyumas melakukan evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bupati Banyumas Achmad Husein (kiri depan) melakukan monitoring PPKM Mikro di Desa Karangmangu, Kecamatan Baturraden, Rabu (24/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas Achmad Husein meminta seluruh kepala desa di Banyumas melakukan evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Hal itu ia sampaikan saat melakukan monitoring PPKM Mikro di Desa Ketenger dan Karangmangu, Kecamatan Baturraden, Rabu (24/3/2021).

Husein mengatakan, pemerintah desa harus melakukan evaluasi secara berkala. Terutama, adanya laporan perkembangan dari setiap RT.

"Kami meminta kepada kepala desa agar melaksanakan evaluasi, minimal setiap pekan," ujar Husein saat memberi sambutan pada acara Monitoring dan Evaluasi PPKM Mikro, di Balai Desa Karangmangu.

Baca juga: Sentra Vaksinasi Covid-19 dari BUMN Bakal Dibuka di Banyumas, Prioritas Masih untuk Lansia

Baca juga: 1.146 Calon Jemaah Haji Banyumas Terdata Terima Vaksinasi Covid, Diprioritaskan untuk Lansia

Baca juga: 3.600 Prajurit Wijayakusuma Banyumas Jalani Vaksinasi Covid-19, Danrem: Vaksin Aman bagi Prajurit

Baca juga: Tulis Surat kepada Presiden Jokowi, Perangkat Desa Glempang Banyumas Minta Dibebaskan dari Penjara

Bupati sangat mengapresiasi administrasi yang dilakukan Gugus Tugas Covid-19 Desa Karangmangu.

Dimana, tercatat secara runtut perkembangan, jumlah komorbid, jumlah lansia, laporan evaluasi meliputi apa saja yang menjadi keberhasilan sejak melakukan PPKM mikro.

Laporan ini berupa angka-angka yang menunjukkan keberhasilan hingga hambatan yang masih terjadi, disertai dokumentasi foto yang bagus dan lengkap.

Kepada para perangkat desa, ketua lembaga desa, ketua RW, Ketua RT, PKK, serta para tokoh, Huseim meminta mereka terus mengedukasi masyarakat terkait bahaya Covid-19. Mereka juga diminta menjadi contoh dalam mematuhi protokol kesehatan.

"Meski tren saat ini menunjukan angka penurunan tetapi semua tetap harus mematuhi protokol kesehatan, sampai ada intruksi dari pemerintah, seandainya sudah diperbolehkan melepas masker dan lain sebagainya," jelasnya.

Menurut Bupati, pemerintah melalukan upaya-upaya penanganan Covid-19 dengan 3T, yaitu testing, tracing, dan treatment.

Yaitu, tindakan melakukan tes Covid-19 (testing), penelusuran kontak erat (tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien Covid-19 (treatment).

"Kewajiban masyarakat adalah terus disiplin melaksanakan 5M, yaitu memakai masker secara benar, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun secara rutin, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas," terangnya.

Baca juga: Gudang Bulog Pekalongan Masih Simpan 2000 Ton Beras dari Thailand dan Vietnam, Diimpor Tahun 2018

Baca juga: 63 Sekolah di Zona Hijau di Sragen Bakal Gelar Kelas Tatap Muka, Terapkan 3 Hari Masuk 3 Hari Daring

Baca juga: Calon Jemaah Haji Karanganyar Mulai Divaksin Covid-19, Baru Menjangkau 270 Orang

Baca juga: Cukup Bayar Rp 10 Ribu, Nakes Bisa Menginap di Hotel Dafam di Seluruh Indonesia. Begini Caranya

Selain itu, juga masyarakat diminta menghentikan stigma pada pasien Covid-19.

Camat Baturraden, Budi Nugroho, mengatakan, pihaknya telah melakukan monitoring dan evaluasi PPKM di semua desa di kecamatan tersebut.

Dari monitoring yang dilakukan, tidak diketemukan wilayah yang masuk kategori merah.

"Ada beberapa yang oranye tapi secara umum, kuning dan hijau. Kami juga selalu meneruskan imbauan bupati agar masyarakat yang mempunyai gejala atau tanda-tanda Covid-19 segera berobat, dan Puskesmas segera melakukan rapidtest," jelasnya.

Dia berharap, kondisi ini terus terjaga untuk menjaga warganya dari paparan Covid-19. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved