Breaking News:

Berita Banjarnegara

Tebar Ikan di Sungai Serayu, Siswa SMA Negeri 1 Sigaluh Banjarnegara Peringati Hari Air Sedunia

Puluhan siswa SMA Negeri 1 Sigaluh Banjarnegara menebar benih ikan di Sungai Serayu, Selasa (23/3/2021).

TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKI
Siswa dan guru SMA Negeri 1 Sigaluh menebar ikan di Sungai Serayu di Desa Brayut, Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara, Selasa (23/3/2021). Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan memperingati Hari Air Sedunia. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Puluhan siswa SMA Negeri 1 Sigaluh Banjarnegara menebar benih ikan di Sungai Serayu, Selasa (23/3/2021). Kegiatan ini merupakan bagian dari acara memperingati Hari Air Sedunia yang diperingati setiap 22 Maret.

Mereka juga membersihkan riparian sungai di Desa Brayut, Kecamatan Sigaluh, bersama Wakil Bupati Banjarnegara Syamsudin dan General Manajer PT Indonesia Power Mrica PGU Slamet Suwardi.

Wakil Bupati Syamsudin mengatakan, sungai adalah bagian integral dan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan. Karena itu, setiap orang wajib memelihara sungai.

Meski kenyataannya, masih banyak masyarakat yang mengabaikan kelestarian sungai.

"Maka, kewajiban kita untuk menghidupkan semangat mencintai kali, menjaga kali, dan merawat kali sampai kapan pun," pesan Syamsudin di sela acara.

Baca juga: Dua Warga Banjarnegara Ini Bernasib Apes, Gagal Curi Kambing di Kebumen, Begini Ceritanya

Baca juga: Begini Cara Alumni Ponpes Al Mukmin Ngruki di Banjarnegara Lawan Stigma Teroris

Baca juga: Hilang Separuh Terbawa Longsor, Jalan Kabupaten di Majasari Banjarnegara Harus Dilewati Bergantian

Baca juga: Alana Hafiz Cilik Banjarnegara Minta Doa, Ingin Asah Kemampuan di Lomba Dai Cilik Indonesia

General Manajer PT Indonesia Power Mrica PGU Slamet Suwardi mengungkapkan, pelestarian sungai sangat penting untuk kelangsungan energi.

Dia menjelaskan, PLTA bukan sebuah pabrik melainkan konversi energi dari energi kinetik air menjadi listrik.

Mesin akan bisa bekerja memproduksi listrik dengan syarat airnya ada.

"Maka, ketika air bersih melimpah, tentu akan mendukung kami memproduksi listrik sesuai harapan," jelas Slamet.

Karenanya, tambah Slamet, ia berharap, masyarakat di hulu sungai dapat mendukung pelestarian sungai.

Pihaknya menyadari, dukungan dan peran masyarakat penting untuk kelangsungan energi.

Tahun 2025, kata dia, jika tidak ada gerakan penyelamatan lingkungan yang nyata di hulu sungai, produksi listrik di PLTA PB Soedirman pasti akan terganggu.

"Itulah pentingnya kegiatan pelestarian di hulu," kata dia.

Baca juga: Belajar Tatap Muka di Banyumas Disiapkan di 10 Sekolah, Pelaksanaannya Bertahap sesuai Kesiapan

Baca juga: Tilang Elektronik di Kudus Resmi Diluncurkan, Ini Lokasi Kamera Pengawas Pelanggaran Lalu Lintas

Baca juga: 305 Penghuni Lapas Nusakambangan Positif Covid-19, Beberapa Napi Alami Anosmia

Baca juga: Pemain Klub Peserta Piala Menpora 2021 di Solo Ikut Divaksin Covid-19, Pemkot Siapkan 297 Dosis

Kepala SMA Negeri 1 Sigaluh, Ibnu Rohmadi mengungkapkan, kegiatan ini dilaksanakan secara kontinyu sebagai bentuk kepedulian warga sekolah terhadap kelestarian Sungai Serayu.

"Saat ini, kami bahkan sedang membangun pusat pembibitan tanaman buah di sekolah, yang nantinya, hasil bibit itu dapat ditanam di sepanjang DAS Serayu," katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved