Berita Kudus

Tilang Elektronik di Kudus Resmi Diluncurkan, Ini Lokasi Kamera Pengawas Pelanggaran Lalu Lintas

Polres dan Pemkab Kudus meluncurkan sistem tilang elektronik di Command Centre, Selasa (23/3/2021) malam.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RAKA F PUJANGGA
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kudus meluncurkan sistem tilang elektronik (elektronic trafic law enforcement/E-TLE) di Command Centre, Selasa (23/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Kepolisian Resor (Polres) Kudus bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus meluncurkan sistem tilang elektronik (elektronic trafic law enforcement/E-TLE) di Command Centre, Selasa (23/3/2021).

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo mengucapkan terima kasih atas penerapan ‎tilang elektronik tersebut untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas.

"Lewat sistem tilang elektronik begini maka kesadarannya harus ditingkatkan agar tertib berlalu lintas," ucap dia di sela-sela kegiatan.

Baca juga: Vaksinasi Guru di Kudus Dimulai, Prioritas untuk Pendidik di Sekolah Penyelenggara PTM Awal April

Baca juga: Lezatnya Sego Jangkrik, Kuliner Khas Kota Kretek yang Konon Menu Favorit Sunan Kudus

Baca juga: Tren Deposit Sebelum Menikah Marak, Plt Bupati Kudus: Bidan Harus Agresif Mengedukasi Perempuan

Baca juga: Bayi Perempuan Ditinggal di Rumah Warga di Jepang Kudus, Hasil Hubungan Gelap Anak Pemilik Rumah

Apalagi, kata Hartopo, diketahui ada truk-truk besar yang melanggar rambu-rambu sehingga mengganggu arus lalu lintas.

"Ini merupakan perkembangan digitalisasi, baik untuk mengatur arus lalu lintas dan memantau tindak kriminalitas," jelas dia.

‎Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan, ‎penerapan tilang elektronik akan dilaksanakan di lima titik, yakni persimpangan lampu merah Mejagan, Pentol, Barongan, Alun-alun Simpang Tujuh, dan di depan Gedung DPRD Kudus.

"Ke depannya akan bertambah lagi," ujar dia.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah karena ikut membantu dalam pelaksanaan tersebut.

‎"Semoga, aplikasi ini bisa mendapatkan dukungan supaya masyarakat patuh dalam menerapkan hukum yang berlaku," katanya.

‎Selain itu, pihaknya juga memasang kamera di atas helm petugas kepolisian guna merekam bukti pelanggaran.

Termasuk, kata dia, kamera di dalam dashboard mobil patroli polisi untuk merekam semua kejadian.

"Sehingga, saat melaksanakan hunting (berburu pelanggar-red), menghindari adanya pungli anggota kami kepada masyarakat," jelas dia.

Baca juga: 305 Penghuni Lapas Nusakambangan Positif Covid-19, Beberapa Napi Alami Anosmia

Baca juga: Pemain Klub Peserta Piala Menpora 2021 di Solo Ikut Divaksin Covid-19, Pemkot Siapkan 297 Dosis

Baca juga: 5 Berita Populer: Rencana dan Skema Belajar Tatap Muka di Jateng-2 Bocah Pemalang Hilang Misterius

Baca juga: Viral Video Polantas PurbaIingga Diduga Lakukan Pungli, Ini Penjelasan Kapolres

Kepala Satlantas Polre‎s Kudus AKP Galuh Pandu menyampaikan, kamera peremkan tilang elektronik dapat merekam sopir yang tidak memakai sabuk pengaman, pengendara yang tidak memakai helm, pelanggar batas kecepatan dan marka jalan.

"Setiap pelanggar akan terekam di NTMC Satlantas Polres Kudus, kemudian akan diberi surat konfirmasi lewat kantor Pos Indonesia," ujarnya.

Setiap pelanggar, akan diberi waktu 14 hari setelah surat diterima. Jika tidak ada jawaban maka ‎STNK kendaraan bermotor itu akan diblokir.

"Kalau motor dipinjam atau motor sudah dijual, disertakan dalam konfirmasinya dijualnya kemana, kalau dipinjam ke siapa. Nanti, juga akan terlihat potret siapa yang membawa," ujar dia. (Raka F Pujangga)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved