Breaking News:

Berita Purbalingga

Viral Video Polantas PurbaIingga Diduga Lakukan Pungli, Ini Penjelasan Kapolres

Video anggota polisi lalu lintas (Polantas) diduga melakukan pungutan liar (pungli), viral di media sosial Purbalingga, Minggu (21/3/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Kapolres Purbalingga AKBP Fannky Ani Sugiharto menyampaikan klarifikasi tentang polisi lalu lintas (Polantas) yang diduga melakukan pungutan liar (pungli), Selasa (23/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Video anggota polisi lalu lintas (Polantas) diduga melakukan pungutan liar (pungli), viral di media sosial Purbalingga, Minggu (21/3/2021).

Dalam video disebutkan, dugaan pungli itu terjadi di wilayah Kabupaten Purbalingga.

Menanggapi video viral tersebut, Kapolres Purbalingga AKBP Fannky Ani Sugiharto, membenarkan kejadian tersebut. Namun, Frannky mengatakan, kejadian itu terjadi di Purbalingga pada 2019.

"Seperti kita lihat, di video yang beredar, belum dalam masa pandemi Covid-19. Petugas belum menerapkan protokol kesehatan semisal memakai masker dan kelengkapan lain," ujar Kapolres kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (23/3/2021).

Baca juga: Serahkan LKPJ 2020 ke DPRD, Bupati Purbalingga Klaim Kesejahteraan Warga Meningkat

Baca juga: Gelar Selawat dan Doa Bersama, Bupati Purbalingga Minta Ulama Doakan Kelancaran Pemerintahan

Baca juga: Mulai Dikembangkan, Sentra Batik Pekiringan Kabupaten Purbalingga, Kades: Buat Topang Ekonomi Warga

Menurutnya, pada saat itu, polisi lalu lintas mendapati pengemudi kendaraan yang melanggar lalu lintas, yaitu tidak membawa SIM dan kartu identitas.

Memang, dalam video terkesan adanya dugaan suap atau pungli yang dilakukan petugas.

"Terkait kejadian tersebut, saat itu sudah dilakukan proses terhadap anggota yang bersangkutan, mulai dari teguran hingga penindakan," jelas Kapolres.

Kapolres menyayangkan masyarakat yang mengunggah kembali video tersebut hingga menjadi viral.

Menurutnya, hendaknya masyarakat lebih bijak dan tidak asal mengunggah video yang tidak diketahui secara pasti informasinya.

Harus betul-betul dipikirkan agar tidak menimbulkan permasalahan.

"Setelah kami lakukan pemeriksaan, ternyata pengunggah video tersebut bukanlah pelanggar lalu lintas yang saat itu mengambil video, tetapi orang lain lagi," katanya.

Baca juga: Sepekan, Tiga Mayat Bayi Ditemukan di Aliran Sungai di Sragen. Polisi Koordinasi dengan Polres Lain

Baca juga: Harga Emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Semarang Pagi Ini, 23 Maret 2021 Rp 933.000 Per Gram

Baca juga: Bus Sugeng Rahayu Tabrak Belakang Truk di Tol Semarang-Solo, Seorang Penumpang Alami Luka di Kepala

Terkait pengunggah video, pihaknya sudah memintai keterangan. Yang bersangkutan juga sudah meminta maaf.

Pihaknya melakukan pembinaan agar yang bersangkutan tidak lagi mengunggah video tanpa didasari informasi yang tepat.

"Namun demikian, adanya video viral tersebut menjadi pecutan kepada kami untuk melaksanakan tugas lebih baik lagi," tuturnya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved