Berita Banyumas

Belajar Tatap Muka di Banyumas Disiapkan di 10 Sekolah, Pelaksanaannya Bertahap sesuai Kesiapan

Sepuluh sekolah di Banyumas ditunjuk menjadi percontohan persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada April mendatang.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Sekretaris Dinas Pendidikan Banyumas Leonalto Adi Sasmito saat ditemui di Purwokerto, Selasa (23/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sepuluh sekolah di Banyumas ditunjuk menjadi percontohan persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada April mendatang.

Sekretaris Dinas Pendidikan Banyumas Leonalto Adi Sasmito mengatakan, 10 sekolah tersebut terdiri dari tiga SD, empat SMP, dan tiga sekolah kesetaraan.

"Sekolah itu adalah SD 1 Sokanegara Purwokerto Timur, SDN 1 Kedunggede Banyumas, SDN 1 Panembangan Cilongok. Kemudian, ada SMP 9 Purwokerto, SMP 1 Wangon, SMP 1 Sumpiuh, dan 6 Purwokerto, SKB Purwokerto, SKB Kalibagor, dan SKB Ajibarang," ujarnya saat ditemui di Purwokerto, Selasa (23/3/2021).

Baca juga: Jelang PTM di Banyumas, Vaksinasi Diprioritaskan bagi 250 Guru dan Tenaga Administrasi di 5 Sekolah

Baca juga: 1.146 Calon Jemaah Haji Banyumas Terdata Terima Vaksinasi Covid, Diprioritaskan untuk Lansia

Baca juga: 3.600 Prajurit Wijayakusuma Banyumas Jalani Vaksinasi Covid-19, Danrem: Vaksin Aman bagi Prajurit

Baca juga: Kejari Purwokerto Segel 8 Greenhouse di Cilongok Banyumas, Terkait Dugaan Korupsi JPS Rp 2,12 Miliar

Pihaknya mengatakan, syarat PTM di Banyumas adalah guru-guru harus divaksin terlebih dahulu.

Aturan lain yang harus dipatuhi di antaranya, kapasitas siswa dalam kelas tidak boleh terlalu banyak, maksimal 50 persen.

Pembelajaran tidak boleh lebih dari empat jam.

"Satu mata pelajaran maksimal 30 menit, ini untuk SD dan SMP. Kalau PAUD, belum ada kebijakan untuk membuka, itu instruksi bupati," ungkapnya.

Rencananya, Kamis (25/3/2021), akan diundang sekolah-sekolah perncotohan untuk persiapan simulasi PTM.

"Nanti, kalau sukses, akan diterapkan pula di sekolah lain," imbuh Leonalto.

Leonalto mengatakan, saat PTM nanti, para siswa harus diantar jemput orang tua. Mereka juga diwajibkan membawa makanan secara mandiri.

Kemudian, tidak boleh jajan di luar dan tidak ada jam istirahat.

Saat belajar, siswa juga harus selalu memakai faceshield.

"Tanggal pastinya mulai PTM di Banyumas belum tahu, kalau di pusat memang mulai 5 April. Tapi, kami menunggu guru-guru divaksin dulu, efektifnya nunggu tiga pekan setelah divaksin," jelasnya.

Baca juga: Tilang Elektronik di Kudus Resmi Diluncurkan, Ini Lokasi Kamera Pengawas Pelanggaran Lalu Lintas

Baca juga: 305 Penghuni Lapas Nusakambangan Positif Covid-19, Beberapa Napi Alami Anosmia

Baca juga: Pemain Klub Peserta Piala Menpora 2021 di Solo Ikut Divaksin Covid-19, Pemkot Siapkan 297 Dosis

Baca juga: 5 Berita Populer: Rencana dan Skema Belajar Tatap Muka di Jateng-2 Bocah Pemalang Hilang Misterius

Ia mengatakan, saat ini, sebagian guru-guru di SMP 9, SMP Wangon, SD Sokanegara, dan SKB Purwokerto sudah divaksin.

"Dari 10 sekolah itu, totalnya ada 332 guru yang siap vaksin," ungkapnya.

Terkait PTM di Banyumas, pihaknya tidak akan tergesa-gesa.

"Jadi, waktu PTM sekolah masing-masing bisa berbeda karena lihat kesiapan sekolah juga," tuturnya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved