CPNS 2021

Semoga Bisa Disetujui, BKPSDM Karanganyar Usulkan 108 Formasi CPNS 2021

Berdasarkan data BKPSDM Kabupaten Karanganyar, jumlah PNS periode 2020 di Kabupaten Karanganyar ada 8.949 orang.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Kepala BKPSDM Kabupaten Karanganyar, Suprapto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - BKPSDM Kabupaten Karanganyar mengusulkan 108 formasi pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) 2021. 

Berdasarkan data BKPSDM Kabupaten Karanganyar, jumlah PNS periode 2020 di Kabupaten Karanganyar ada 8.949 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari pejabat fungsional tertentu, fungsional umum, dan struktural. 

Baca juga: Pasar Jambangan Karanganyar Ditutup Dua Hari, Lima Pedagang Terkonfirmasi Positif Corona

Baca juga: Dua Juta Permen Jahe Meluncur ke Negeri Paman Sam, Produk Lokal Karanganyar Mulai Diekspor

Baca juga: Cerita Pelajar SMKN Jenawi Karanganyar, Jual Keripik Pelepah Pisang Biar Bisa Ikut Belajar Daring

Baca juga: Terima 10 Ribu Dosis Vaksin Covid-19, DKK Karanganyar Geber Vaksinasi bagi 137.117 Lansia

Kepala BKPSDM Kabupaten Karanganyar, Suprapto menyampaikan, jumlah usulan formasi CPNS tersebut berdasarkan hasil analisis jabatan (Anjab) di masing-masing OPD.

"Kami sudah mengusulkan jumlah kebutuhan CPNS saat pengajuan PPPK beberapa waktu lalu."

"Usulan berdasarkan Anjab."

"Memang masih ada beberapa formasi yang kosong," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (5/3/2021). 

Kendati demikian, lanjutnya, jumlah usulan tersebut belum tentu terpenuhi.

Tergantung keputusan dari Pemerintah Pusat.

Dia menuturkan, formasi yang diusulkan mayoritas tenaga teknis. 

"Bisa saja dikabulkan semuanya atau hanya separuh."

"Tapi bisa juga pengajuan kami tidak disetujui karena tidak ada anggaran untuk menyelenggarakannya," ucapnya. 

Di sisi lain Kabupaten Karanganyar juga kekurangan tenaga pendidik, baik itu guru SD, SMP, guru agama, maupun olahraga.

BKPSDM juga telah mengusulkan kebutuhan tenaga pendidik tersebut ke Pemerintah Pusat. 

"Ada sekira 1.700 baik di tingkat SD maupun SMP."

"Tapi dari kementerian kalau guru, formasinya tidak ada yang PNS."

"Jadi semua kami ajukan sebagai PPPK," pungkasnya. (Agus Iswadi)

Baca juga: Siap Uji Coba, Citilink Bakal Layani Penerbangan Purwokerto-Jakarta dan Purwokerto-Surabaya PP

Baca juga: Efik Tiba-tiba Ambruk Tak Sadarkan Diri saat Main Bulutangkis di Purbalingga, Sampai di RS Meninggal

Baca juga: Terungkap, Wanita Muda Ini yang Buang Bayi di Sungai Serayu Banjarnegara, Pelaku Sengaja Karena Malu

Baca juga: Modal Data Temuan BPK, Wartawan Internal Publik Peras Kepala DPUPR Wonosobo

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved