Berita Populer
5 Berita Populer: Kisah Perawat Luka di Banjarnegara-Rekonstruksi Pembunuhan Keluarga Dalang Rembang
Berikut berita populer dan paling banyak menarik minat pembaca Tribunbanyumas.com, Kamis:
TRIBUNBANYUMAS.COM - Kisah Kang Mamat yang mengabdikan diri sebagai perawat luka pasien di Banjarnegara mendapat perhatian banyak pembaca Tribunbanyumas.com, Kamis (4/3/2021).
Kang Mamat mendatangi rumah-rumah pasien untuk merawat luka fisik yang dialami agar luka-luka tersebut tak memperburuk kesehatan pasien.
Selain kisah humanis Kang Mamat, artikel terkait kerja sama Pemkab Cilacap mengolah sampah sistem RDF dan rekonstruksi pembunuhan dalang Rembang Anom Subekti dan keluarganya, juga menarik perhatian pembaca.
Berikut berita populer Tribunbanyumas.com, Kamis:
1. Cerita Mamat Si Perawat Luka Asal Banjarnegara, Kerap Berikan Tinggalan Uang Guna Kebutuhan Pasien.
Luka di tubuh, tidak semua orang bisa merawat. Jika salah dalam merawat, dapat berakibat fatal, atau memperburuk kondisi kesehatan pasien.
Karena itu, ada perawat khusus luka yang keberadaannya dibutuhkan. Mamat Setiawan atau Kang Mamat, satu di antaranya.
Baca juga: Efik Tiba-tiba Ambruk Tak Sadarkan Diri saat Main Bulutangkis di Purbalingga, Sampai di RS Meninggal
Baca juga: Oleng dan Masuk Jalur Berlawanan, Honda Beat Disambar Honda Brio di Jalan Raya Baturraden Banyumas
Baca juga: Turun Rp 5000, Harga Emas Antam di Butik Antam Semarang Hari Ini, 5 Maret 2021 Rp 922.000 Per Gram
Dia adalah perawat di Banjarnegara yang telah berpuluh tahun mengabdikan jiwa raganya untuk merawat luka masyarakat.
Tak tanggung-tanggung, ia rela mendatangi rumah-rumah pasien di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan, atau pelosok.
Dia pun tak mengenal waktu untuk berkunjung, hingga larut malam.
Tak jarang waktu libur pun ia gunakan untuk mengunjungi rumah warga.
Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.
2. Pemkab Cilacap dan 2 Perusahaan Lanjutkan Kerja Sama Pengolahan Sampah Sistem RDF di TPA Jeruk Legi.
Pemkab Cilacap dan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) bersama PT Unilever Indonesia Tbk berkomitmen melanjutkan MoU pengelolaan tempat pembuangan akhir (TPA) Jeruk Legi Cilacap, yang diresmikan Juli 2020.
Mereka juga bakal meningkatkan kapasitas pengumpulan dan pengelolaan sampah di fasilitas RDF Jeruk Legi, yakni mengolah sampah menjadi energi biomassa yang selanjutnya digunakan sebagai sumber energi terbarukan rendah emisi.