Berita Banyumas

Bertemu Bupati, Ini yang Disampaikan Forum Anak Banyumas dalam Upaya Terlibat Pembangunan

Forum Anak Banyumas (Fanmas) melakukan audiensi dengan Bupati Banyumas Achmad Husein di Sasana Wilis Rumah Dinas Bupati, Rabu (3/3/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bupati Banyumas Achmad Husein foto beresama anggota Forum Anak Banyumas, seusai audiensi di Sasana Wilis Rumah Dinas Bupati, Rabu (3/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Forum Anak Banyumas (Fanmas) melakukan audiensi dengan Bupati Banyumas Achmad Husein di Sasana Wilis Rumah Dinas Bupati, Rabu (3/3/2021).

Didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), Suyano, dan Kepala Bapedalitbang, Kristanta, mereka mengungkapkan sejumlah persoalan.

Ketua Forum Anak Banyumas Periode 2019-2021, Kalma Jamila Zora, asal SMA Negeri 4 Purwokerto, mengatakan, selama 2019-2020 akhir, Fanmas telah melaksanakan sejumlah kegiatan.

Fanmas juga terlibat dalam berperan dalam rangka penilaian kabupaten layak anak dengan capaian nilai 540.

"Nilai tersebut masuk pada indikator kabupaten layak anak tingkat pratama," ujar Zora kepada Tribunbanyumas.com.

Baca juga: TMMD Sengkuyung 2021 Banyumas Dimulai, Satu Bulan Pembangunan Jalan dan RTLH Harus Rampung

Baca juga: Belum Ada Bioskop di Banyumas yang Buka, Dinporabudpar Tunggu Pengelola Ajukan Izin

Baca juga: Pamit Cari Kayu Bakar, Kasilun Dikabarkan Hilang di Hutan Igir Pulasari Ajibarang Banyumas

Baca juga: Bersampan di Telaga Kumpe, Destinasi Wisata Menawan di Kaki Gunung Slamet Banyumas

Fanmas juga mendapatkan penghargaan dari U-Report dan Unicef Indonesia karena menjadi satu-satunya Forum Anak tingkat kabupaten di Indonesia yang memiliki inisiatif.

Fanmas mendapat penghargaan karena membuat laman pengaduan kekerasan secara online yang gratis dan terintegrasi.

Sementara, Muhammad Aditya Ibnu Salim, ketua Forum Anak Banyumas Periode Tahun 2021-2022 mengatakan, Fanmas memiliki sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan, di antaranya menggalang donasi bagi korban bencana Kalsel dan Sulbar.

Ada pula kegiatan Forum Anak Tilik Desa, dimana kegiatannya berupa sosialisasi protokol kesehatan, belajar, dan mendongeng dengan anak-anak di desa yang dikunjungi.

Peserta kegiatan tersebut adalah anak-anak dengan jumlah terbatas, 10-15 anak.

Dalam waktu dekat, menurut siswa SMA N 3 Purwokerto itu, Fanmas akan menggelar kegiatan Rembugan Bareng Bocah Banyumas yang rutin berjalan setiap tahun, sebagai sarana anak Banyumas menyampaikan aspirasi kepada pemerintah.

Baca juga: Kepada Kades, Bupati Purbalingga Minta Perbaikan Jalan dan Penerangan Jalan Jadi Prioritas Perhatian

Baca juga: Bocorkan Sosok Pemilik Baru Persis Solo, Wali Kota Solo Gibran: Putra Daerah

Baca juga: Kedatangan Tamu Polisi, Pesta Miras 13 Anak Muda di Lapangan Kembangan Purbalingga Langsung Bubar

Baca juga: Lobi Citilink, Bupati Blora Arief Rohman Berharap Ada Penerbangan Blora-Jakarta saat Lebaran

Kegiatan tersebut mengusung tema 'Dialog Anak dengan Bupati Banyumas' yang terselenggara secara daring.

Bupati Banyumas, Achmad Husein menyambut baik kehadiran anak-anak tersebut.

Menurutnya, anak-anak merupakan bagian terpenting dalam proses pembangunan sehingga mereka juga diajarkan berperan aktif pada proses pembangunan bangsa.

Dalam kegiatan Fanmas ini, anak-anak diajarkan saling mengemukakan pendapat dalam upaya penyelesaian masalah dan memberi masukan-masukan positif pada kegiatan pembangunan daerah.

Oleh karena itu, bupati menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Banyumas sangat mendukung kehadiran mereka.

Karena, selama ini, anak turut berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Fanmas juga dibentuk untuk menjadikan Kabupaten Banyumas menjadi Kabupaten Layak Anak. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved