Breaking News:

Berita Semarang

Delapan Lansia di Panti Jompo di Kota Semarang Sempat Tertular Covid, Dinkes Selesai Lakukan Tracing

Dua klaster baru penularan Covid-19 sempat muncul di Kota Semarang. Dua klaster tersebut yakni klaster pondok pesantren dan klaster lansia.

Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi pencegahan corona 

Rinciannya, 307 merupakan warga Semarang dan 112 lain adalah warga luar kota.

Hakam menyampaikan, program vaksinasi tahap satu yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (nakes) memberi dampak signifikan terhadap penurunan kasus Covid-19 di Kota Semarang.

Dia menjelaskan, efektifitas vaksin bisa terlihat setelah 28 hari vaksinasi.

Yakni, melawati 14 hari vaksinasi dosis pertama, ditambah 14 hari vaksinasi dosis kedua.

Setelah itu, vaksin bisa efektif dan membentuk kekebalan imun atau daya tahan tubuh.

Vaksinasi tahap pertama sendiri telah berlangsung lebih dari 28 hari. Artinya, efektifitas vaksinasi tahap pertama sudah dapat terlihat.

Baca juga: Jembatan Kalipetung Ambrol, Bupati Batang Wihaji Wacanakan Bangun Jembatan Darurat Gantung

Baca juga: Jamin Stok Pupuk Bersubsidi di Jateng Aman, PT Pupuk Indonesia Gelontor 144 Ribu Ton Per 24 Februari

Baca juga: Sepekan, Angin Ribut Terjang 5 Kecamatan di Demak. 521 Rumah Rusak

Baca juga: PMI Demak Kekurangan Stok Darah, Stok Darah Golongan AB Tersisa 5 Kantong

Dia mencatat, penurunan kasus Covid-19 pada kalangan nakes pasca vaksinasi berkisar antara 10-30 persen.

Hasil hipotesa prediksinya, menunjukan vaksin mampu menekan pertumbuhan kasus harian namun tidak menghilangkan secara keseluruhan.

"Jadi, setelah vaksinasi tahap satu kemarin yang diperuntukkan untuk 18.000 tenaga kesehatan di Semarang, rupanya membuat angka kejadian Covid-19 turun," papar Hakam.

Dari penurunan ini, kata dia, program vaksinasi tahap pertama terbilang sukses.

Penurunan kasus tentu tidak hanya dari vaksinasi saja, melainkan dibarengi dengan disiplin protokol kesehatan oleh para nakes.

Selanjutnya, jika vaksinasi tahap dua ini selesai dan sukses, dia yakin angka kasus Covid-19 di Kota Semarang bisa berangsur menurun, terutama di kalangan ASN Non ASN, BUMN BUMD, Lansia, dan kalangan lain yang menjadi sasaran vaksinasi tahap dua. (*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved