Berita Jawa Tengah
Cara Unik Warga Kebondalem Pemalang Protes, Hiasi Jalan Rusak Layaknya Perayaan Hari Kemerdekaan
Orang-orangan sawah lengkap dengan pakaiannya, serta tiang dengan Bendera Merah Putih, dan berbagai pernik layaknya tiang panjat.
Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG - Sejumlah warga di Kabupaten Pemalang mencurahkan kreativitasnya dengan menghiasi jalan berlubang
Hal itu bentuk keluhan warga karena rusaknya jalan di wilayah Kabupaten Pemalang.
Seperti yang dilakukan warga di Kecamatan Pemalang, tepatnya di Jalan Cisadane Kelurahan Kebondalem.
Baca juga: Benahi Semua Infrastruktur; Program Prioritas 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Pemalang
Baca juga: Datangi Rumah Dinas Bupati Pemalang, Wali Kota Tegal Dedy Yon Temui Mukti dan Mansur, Ucapkan Ini
Baca juga: Gaji sebagai Bupati Tak Akan Diambil, Agung: Saya Serahkan ke Masyarat Pemalang
Baca juga: Buat Paspor Tak Harus ke Imigrasi, Ini Program Jemput Bola yang Ditawarkan Kantor Imigrasi Pemalang
Di jalan itu, orang-orangan sawah lengkap dengan pakaiannya, serta tiang dengan Bendera Merah Putih, dan berbagai pernik layaknya tiang panjat pinang berukuran mini dipasang.
Bak merayakan Hari Kemerdekaan hiasan yang sengaja dipasang oleh warga tersebut.
Hal itu sengaja dilakukan warga, sebagai bentuk protes karena buruknya kondisi jalan di Pemalang.
Menurut warga rusaknya jalan di wilayah Pemalang terjadi sejak tahun lalu, dan belum ada penanganan.
"Sampai sekarang belum ada penanganan."
"Boro-boro diperbaiki, didatangi saja belum," kata Sriyatun warga Kelurahan Kebondalem kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (27/2/2021).

Dilanjutkannya, kondisi jalan semakin parah kalah hujan lebat turun, dan air menggenangi.
"Lubang jalan kan tergenang, jadi pengguna jalan tidak tahu jalan tersebut rusak."
"Bagi kami sangat membahayakan," paparnya.
Ia sangat berharap, Bupati Pemalang baru bisa segera menindaklanjuti keluhan warga mengenai buruknya kondisi jalan.
"Dulu janji mau perbaiki, ya kami tunggu."
"Kalau tidak segera ditindaklanjuti akan kami tagih," ucapnya.