Berita Jawa Tengah

Tanggapi Isu KLB, Srikandi Partai Demokrat Kabupaten Semarang: AHY Adalah Kader Terbaik Saat Ini

Menurut Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Semarang itu secara legalitas, AHY telah sah sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Semarang, Lily Sri Wachiduni Choiriyah (kiri) saat mengikuti pembekalan anggota legislatif beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - DPC Partai Demokrat Kabupaten Semarang menyebut Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merupakan kader terbaik yang dimiliki partai saat ini.

Karenanya, seluruh jajaran pengurus, anggota fraksi, hingga kader Partai Demokrat Kabupaten Semarang akan tetap solid mendukung kepemimpinan AHY sebagaimana hasil Kongres V Partai Demokrat Tahun 2020.

Baca juga: Bupati Semarang Ngesti Nugraha Sebut Tidak Ada Program 100 Hari Kerja, Tapi Penuhi Janji Kampanye

Baca juga: Dipanggil KPK Soal Korupsi Bansos Covid, Bupati Semarang Ngesti Nugraha Enggan Berkomentar

Baca juga: Banjir Masih Tinggi, Jenazah Warga Trimulyo Semarang Dibawa Pakai Perahu Karet Menuju TPU

Baca juga: Ambruk saat Lintasi Banjir Kaligawe Semarang, Karyawan Pabrik Ditemukan Tewas dekat Tiang Listrik

Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Semarang, Lily Sri Wachiduni Choiriyah menyatakan secara tegas, pihaknya tidak akan terpengaruh atas isu yang dihembuskan atau dilakukan oleh segelintir oknum di tingkat elit.

“Termasuk bahkan ada yang mengaku sebagai salah satu pendiri Partai Demokrat."

"Kami tetapi solid dan tidak akan terpengaruh oleh oknum yang bikin gaduh dengan menggulirkan isu pelaksanaan kongres luar biasa (KLB) itu,” kata Lily kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (26/2/2021).

Menurut Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Semarang itu secara legalitas, AHY telah sah sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat dari Menkumham RI.

“Dari hasil kongres tersebut, juga telah mendapatkan SK Kepengurusan dan Legalitasnya."

"Artinya, AHY miliki legalitas baik dari aspek hukum negara maupun ADART Partai Demokrat,” tandasnya.

Sehingga menurutnya, upaya-upaya untuk mengganti kepemimpinan AHY merupakan sesuatu hal yang mengada-ngada, yang inkonstitusional akibat ketidakpuasan segelintir oknum.

“Begitu juga dengan isu terkait partai keluarga."

"Hal ini tentu bagian dari upaya memecah belah Partai Demokrat,” beber dia.

Dia tidak memungkiri apabila selama ini diketahui bahwa Partai Demokrat identik dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal itu karena sosok SBY yang membuat partai ini menjadi besar.

“Secara pribadi, saya masuk dan menjadi kader Partai Demokrat karena kekaguman saya terhadap sosok SBY."

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved