Berita Tegal Hari Ini

Puluhan Atap Rumah Warga Rusak, BMKG Tegal: Waspada, Angin Kencang Masih Berpotensi Terjadi

Data sementara dari BPBD Kota Tegal, ada 75 rumah warga yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang. 

TRIBUNBANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Seorang warga Kelurahan Kalinyamatkulon, Kota Tegal, menunjukkan atap rumahnya yang bolong setelah seng dan genting rumah kabur diterjang angin ribut, Jumat (26/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Puluhan rumah di Kota Tegal mengalami kerusakan akibat angin kencang, Jumat (26/2/2021). 

Angin kencang terjadi di dua kelurahan, yaitu Kelurahan Kalinyamatkulon dan Margadana. 

Kejadian berlangsung sekira pukul 04.00. 

Baca juga: Datangi Rumah Dinas Bupati Pemalang, Wali Kota Tegal Dedy Yon Temui Mukti dan Mansur, Ucapkan Ini

Baca juga: Singgung Soal Harmonisasi Kepala Daerah Kota Tegal, Ganjar: Lawan Saja di Pilkada

Baca juga: Atap 44 Rumah di Kalinyamatkulon Kota Tegal Rusak Diterjang Angin Ribut saat Subuh

Baca juga: Konflik Dedy Yon-Jumadi Masuk Ranah Hukum? Wali Kota Tegal Laporkan Wakilnya ke Polda Jateng

Data sementara dari BPBD Kota Tegal, ada 75 rumah warga yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang. 

Kerusakan yang terjadi berupa genteng jatuh dan seng beterbangan.

Prakirawan BMKG Tegal, Laylya Isnaini mengatakan, fenomena yang merusak puluhan rumah warga tersebut bukan angin puting beliung. 

Kejadian tersebut adalah angin kencang

Laylya mengatakan, saat ini wilayah Jawa masih dipengaruhi oleh aliran monsun musim dingin Asia. 

Sehingga ada transpor kelembaban yang besar dari Laut Cina Selatan dan Samudera Hindia  yang menandakan wilayah Jawa masih musim hujan. 

"Adanya kondisi atmosfer yang basah dan labil di wilayah Tegal."

"Semakin memicu terbentuknya awan-awan konvektif yang menyebabkan hujan lebat disertai angin kencang," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (26/2/2021). 

Laylya menjelaskan, angin kencang yang terjadi di Kota Tegal pada pukul 03.50. 

Kecepatan angin tercatat sebesar 35 knots dan bertiup dari arah barat. 

Sementara curah hujan tercatat 22,4 mm.

"Itu kejadian angin kencang dan masih berpotensi terjadi."

"Warga diimbau tetap waspada," ungkapnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Baca juga: Bupati Kebumen Sudah Siapkan Festival Anggaran, Arif Sugiyanto: Berikut Program Kerjanya

Baca juga: Begini Cara Guru SMP Negeri Satu Atap 1 Cilacap Buang Kejenuhan Siswa Akibat Belajar Daring

Baca juga: Ada Nakes Alami Mual dan Pusing seusai Divaksin, Dinkes Banyumas: Itu karena Ketakutan Berlebih

Baca juga: Sambat Pemilik Kedai Kopi di Purwokerto: Kena Razia Jam Malam sampai Boyong Kafe ke Rumah

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved