Breaking News:

Berita Semarang

Jelang Pelantikan Wali Kota Semarang, Karangan Bunga Mengular dari Balai Kota hingga Simpanglima

Menjelang pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang terpilih, sejumlah ruas jalam protokol di kawasan kota dipenuhi karangan bunga.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Sejumlah karangan bunga berjajaran di depan kantor Balai Kota Semarang, Rabu (24/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Menjelang pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang terpilih, sejumlah ruas jalam protokol di kawasan kota dipenuhi karangan bunga.

Karangan bunga dari berbagai pihak itu berisi ucapan selamat kepada Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) sebagai wali kota dan wakil wali kota Semarang periode 2021-2026.

Pantauan Tribunbanyumas.com, karangan bunga mengular mulai Jalan Pemuda, kawasan Tugu Muda, Jalan Pandanaran, Jalan Pahlawan, Jalan Imam Bonjol, dan Jalan Jalan Piere Tendean.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang menerjunkan 120 personel untuk mengamankan dan mengawasi karangan bunga ucapan pelantikan tersebut.

Baca juga: Banjir Kembali Genangi Kota Semarang, Stasiun Tawang hingga Kantor Gubernur Jateng Terendam Air

Baca juga: Bocah 10 Tahun di Candisari Semarang Tewas Tertimpa Pagar Ambruk: Cari Ikan di Selokan saat Hujan

Baca juga: Guru dan Tenaga Pendidik di Kota Semarang Mulai Divaksin, Disdik: Baru untuk Sekolah Negeri

Baca juga: Hasil Pilwakot Semarang 2020: Kotak Kosong Dapat Suara 15 di TPS Hendi dan 23 di TPS Ita

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, petugas Satpol PP dikerahkan untuk memastikan karangan bunga dari masyarakat, instansi, lembaga, dan berbagai pihak itu dalam kondisi aman.

Sebanyak 120 personel tersebut dibagi menjadi tiga regu, yakni 40 orang regu pagi, 40 orang regu siang, dan 40 orang regu malam.

"Jangan sampai ada orang yang nakal. Karangan bunga ini kan apresiasi atas dilantiknya wali kota dan wakil wali kota terpilih periode 2021-2026," ujar Fajar.

Dia menegaskan, pihak yang ketahuan merusak karangan bunga akan diberi sanksi.

Pihak perusak harus mengganti karangan bunga tersebut.

Maka, dia mengimbau masyarakat tidak bertindak usil maupun membuat kegaduhan menjelang dan saat pelantikan.

"Jadi, kami imbau, warga masyarakat agar tidak merusak atau bertindak usil dengan karangan bunga pelantikan wali kota dan wakil wali kota Semarang tersebut, jika masih nekat maka akan kami minta untuk mengganti," tandas Fajar. (*)

Baca juga: Bejat, Dua Pemuda di Banyumas Ini Tega Setubuhi Gadis di Bawah Umur yang Dikenal Lewat Media Sosial

Baca juga: Ingin Kredit Rumah DP 0 Persen? Dari Simulasi, Rumah Harga Rp 600 Juta Cicilan Termurah Rp 4,5 Juta

Baca juga: Ditutup Hari Ini, Pemkab Banyumas Gelar Bursa Kerja Virtual. Tersedia 4.287 Lowongan Kerja

Baca juga: Mendikbud Targetkan Vaksinasi Covid 5 Juta Guru Rampung Juni agar Sekolah Tatap Muka Bisa Mulai Juli

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved