Breaking News:

Berita Pendidikan

Jangan Salah Pilih, Cek Akreditasi Kampus yang Akan Dituju. LLDikti Jateng Berniat Tutup 13 PTS

LLDikti Wilayah VI Jawa Tengah bersiap menutup 13 perguruan tinggi swasta (PTS) di Jateng. Empat di antaranya tutup bulan Februari ini.

Dok Pixabay
Ilustrasi mahasiswa. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jawa Tengah bersiap menutup 13 perguruan tinggi swasta (PTS) di Jateng. Dari jumlah tersebut, empat di antaranya akan ditutup Februari ini.

Sekretaris LLDikti Wilayah VI Jateng Lukman mengatakan, PTS yang bakal ditutup tersebut belum memiliki akreditasi.

Pada 2020, tercatat ada 250 PTS belum terakreditasi di Jateng. Namun, saat ini, dari jumlah tersebut, tinggal 245 PTS yang masih beroperasi.

Menurut Lukman, pihaknya telah memperketat pengawasan terhadap berbagai perguruan tinggi swasta tersebut.

Bahkan, dari 245 perguruan tinggi yang masih berdiri, 91 perguruan tinggi di antaranya kini dalam pengawasan karena belum terakreditasi.

"Kami sudah menutup lima perguruan tinggi pada 2020. Pada 2021 ini, ada 91 yang dalam pengawasan. Bahkan, 13 perguruan tinggi siap-siap kami tutup, nih," kata Lukman kepada Tribunbanyumas.com, Senin (15/2/2021).

Baca juga: Daftar Universitas dan Perguruan Tinggi Akreditasi A, Ada Unsoed, Undip, Unnes, dan Udinus

Baca juga: Daftar Sepuluh Besar Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia Versi Webometrics, Ada UGM, UNS, dan Undip

Baca juga: Pemerintah Diminta Instruksikan Perguruan Tinggi untuk Kurangi Besaran UKT

Lukman menuturkan, 13 perguruan tinggi yang akan ditutup dalam waktu dekat itu, dipastikan empat di antaranya ditutup pada Februari. Proses penutupan keempat perguruan tinggi tersebut sudah diusulkan ke kementerian.

"Saya perkirakan, selama 2021 ini, akan ada 30 perguruan tinggi yang tutup. Itu melihat banyaknya perguruan tinggi di Jawa Tengah yang tidak sehat," terangnya.

Menurut Lukman, kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Apalagi, masa sekarang telah memasuki masa penerimaan mahasiswa baru.

Oleh karenanya, Lukman mengimbau orangtua yang akan menyekolahkan anaknya di perguruan tinggi swasta, berhati-hati.

Halaman
123
Penulis: m zaenal arifin
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved