Berita Pekalongan

Berniat Siapkan Sarapan bagi Pengungsi, Warga Karangjompo Pekalongan Malah Temukan Tiga Rusa

Warga Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, heboh melihat tiga ekor rusa menerjang banjir di wilayah mereka, Senin.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/INDRA DWI PURNOMO
Petugas Polhut BKSDA Wilayah II Endi mengecek kondisi tiga ekor rusa yang diamankan warga Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (8/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Warga Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, heboh melihat tiga ekor rusa menerjang banjir di wilayah mereka, Senin (8/2/2021).

Qomarudin (23), warga desa setempat, mengatakan, awalnya ada dua rusa yang muncul dari arah timur Masjid Jami' An-Nur, desa setempat.

"Habis salat subuh, para pemuda sedang persiapan membuat sarapan pagi bagi warga terdampak banjir. Tapi, dari arah timur masjid, mereka melihat ada hewan seperti kambing yang lepas," kata Qomarudin, Senin sore.

Disebut Banjir Terparah, Pemkot Pekalongan Tetapkan Status Tanggap Darurat hingga 20 Februari

Hati-hati, Jalur Pantura di Perbatasan Kabupaten dan Kota Pekalongan Banjir. Kendaraan Mengular

Banjir Terjang 3 Kecamatan di Kota Pekalongan, Ini 16 Titik Pengungsian yang Disiapkan

22 Kelurahan di Kota Pekalongan Kebanjiran: Ketinggian Air Bertambah, Evakuasi Warga Terus Dilakukan

Karena penasaran, mereka langsung menghampiri hewan tersebut. Setelah dilihat, ternyata rusa.

"Kami dan warga langsung mengejar dan menangkap dua ekor rusa tersebut," imbuhnya.

Dua jam kemudian, pemuda kembali melihat seekor rusa. Kali ini, rusa datang dari arah utara masjid.

"Kami kejar lagi dan berhasil ditangkap. Total yang ditangkap ada tiga," kata Qomarudin.

Ia menceritakan, penangkapan ketiga ekor rusa tidak terlalu sulit.

"Hanya satu rusa yang sempat memberontak. Lainnya gampang, karena sudah jinak," tandasnya.

Warga sempat kebingungan asal ketiga rusa tersebut.

Kepala Desa Karangjompo Sumari mengatakan, setelah ditelisik, ternyata rusa-rusa itu datang dari objek wisata Meduri Asri.

Menurutnya, objek wisata tersebut berada di Desa Tegaldowo, Kecamatan Tirto.

"Tempat wisata itu tidak jauh dari Desa Karangjompo dan objek wisata tersebut sudah bangkrut dua tahun lalu. Informasi dari pihak Meduri Asri, rusa itu ternyata benar dari sana," ujarnya.

Suparyo Kini Bernapas Lega, Harga Telur Mulai Merangkak Naik, Jelang Imlek di Banjarnegara

Bagaimana Rasanya Disuntik Vaksin Dua Kali? Begini Pernyataan Kapolres Kebumen

Anak Petani dan Buruh di Karanganyar Dapat Kesempatan Pelatihan Kerja, Lewat Program SDC

Brebes Dapat Pujian Gubernur Ganjar Pranowo: Dua Hari Sepi Saat Jateng di Rumah Saja

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA).

Petugas Polhut BKSDA Wilayah II Endi mengatakan, rusa yang diamankan warga ini merupakan hewan satwa yang dilindungi.

"Benar, rusa yang diamankan warga itu sebelumnya berada di penangkaran Meduri Asri. Namun, sejak Meduri Asri tutup, rusa-rusa itu diserahkan ke BKSDA," kata Endi.

"Sebenarnya akan kami evakuasi tahun lalu. Tapi karena ada kendala, evakuasi belum sempat dilakukan," ungkapnya.

Rencananya, rusa akan dievakuasi hari ini, Selasa (9/2/2021).

"Akan kami pindahkan ke penangkaran lain atau ke lembaga konservasi. Nanti, waktu evakuasi saya kabari lagi," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved