Berita Pekalongan

Hati-hati, Jalur Pantura di Perbatasan Kabupaten dan Kota Pekalongan Banjir. Kendaraan Mengular

Banjir di Pekalongan meluas. Bahkan, Jalur Pantura di perbatasan Kota dan Kabupaten Pekalongan terendam air hingga membuat kemacetan.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/INDRA DWI PURNOMO
Banjir melanda Jalur Pantura di Jalan Gajahmada Barat, Kota Pekalongan, Senin (8/2/2021). Pengendara harus berhati-hati dan antre menembus banjir. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Banjir di Pekalongan meluas. Bahkan, Jalur Pantura di perbatasan Kota dan Kabupaten Pekalongan terendam air hingga membuat kemacetan.

Pantauan Tribunbanyumas.com, ketinggian air di Jalan Gajahmada Barat, Kota Pekalongan, berkisar 20-40 centimeter.

Selain di jalan tersebut, banjir juga merendam Jalan KH Mas Mansyur dan Jalan Pemuda, Kota Pekalongan.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pekalongan Kota Ipda Budi mengatakan, banjir di Jalur Pantura membuat arus lalu lintas di sejumlah titik tersendat.

"Jadi, pukul 05.30 WIB sampai sekarang, kami berada di sini untuk mengatur arus lalu lintas karena ada genangan air yang cukup dalam," kata Ipda Budi saat ditemui di Jalan Gajahmada Barat, Senin (8/2/2021) siang.

22 Kelurahan di Kota Pekalongan Kebanjiran: Ketinggian Air Bertambah, Evakuasi Warga Terus Dilakukan

Banjir Terjang 3 Kecamatan di Kota Pekalongan, Ini 16 Titik Pengungsian yang Disiapkan

Jembatan Rembun Pekalongan Ambles Tak Bisa Dilewati, Pemkab Minta Exit Tol Bojong Dibuka Sementara

Bobol SMPN 4 Sragi Kabupaten Pekalongan, Maling Gasak 20 Komputer dan 91 Tablet di Lab Komputer

Pihaknya belum bisa memastikan, berapa kilo terjadi kemacetan akibat adanya banjir ini.

"Begitu datang, saya bersama anggota langsung mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan dan membantu kendaraan yang mogok," imbuhnya.

Kemudian, Ipda Budi juga menjelaskan, belum mengetahui penyebab genangan air di wilayah Pantura.

"Saya belum tahu, Mas, apakah ini karena curah hujan tinggi atau luapan air sungai," jelasnya.

Ipda Budi mengimbau pengguna jalan lebih berhati-hati dan mewaspadai jalan berlubang yang tertutup genangan air.

"Mohon bersabar, tidak usah menyalip atau membunyikan klakson. Sama-sama sabar, yang penting arus lalu lintas tetap jalan," tambahnya.

Curi Start, Bupati Banyumas Divaksin sebelum Izin BPOM bagi Lansia Keluar: Saya Baik-baik Saja

PPKM Mikro Dimulai Besok, Bupati Banyumas: Mal dan Toko Modern Boleh Buka sampai Pukul 21.00 WIB

Ajak Warga Cegah Covid, Captain America Bermasker Polri Turun ke Jalan Bagikan Masker di Solo

158 Desa di Jateng Jadi Prioritas PPKM Mikro, Masuk Kategori Risiko Tinggi Penularan Covid

Sementara itu, Irva (23), pengguna jalan, mengaku terjebak macet akibat banjir, sebelum memasuki Jembatan Pencongan.

"Tadi sempat mogok kendaraannya, akhirnya dituntun. Terus dibetulkan sama warga," katanya.

Menurutnya, banjir di Jalan Pantura, tepatnya di Tirto, terjadi sejak Senin pagi.

"Belum lagi, ditambah jalan yang berlubang sehingga membuat kemacetan," ujarnya.

Cuaca di Kota Pekalongan hingga siang ini masih diguyur hujan dengan intensitas tinggi. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved