Kamis, 21 Mei 2026

Berita Jateng

Mulai Ramai Kendaraan Listrik, Pemkab Batang Tawarkan Aset untuk Dibangun SPKLU

Pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi dengan badan usaha maupun investor untuk mempercepat penyediaan SPKLU

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS/RIFQI GOZALI
ilustrasi SPKLU 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang mulai serius membangun ekosistem kendaraan listrik dengan membuka peluang kerja sama investasi pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sejumlah aset milik daerah. 


Langkah ini dinilai menjadi strategi awal menjadikan Batang sebagai satu di antaranya titik penunjang mobilitas kendaraan listrik di jalur Pantura.


Bupati Batang, M Faiz Kurniawan mengatakan, perkembangan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat dan harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur pengisian daya di daerah. 


Karena itu, pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi dengan badan usaha maupun investor untuk mempercepat penyediaan SPKLU.


“Batang berada di jalur strategis Pantura. Kalau infrastrukturnya siap, tentu akan mendukung mobilitas kendaraan listrik sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi daerah,” kata Bupati Batang kepada Tribunjateng, Kamis (21/5/2026).


Menurutnya, pemanfaatan aset pemerintah daerah untuk pembangunan SPKLU bukan sekadar penyediaan fasilitas modern, tetapi juga bagian dari transformasi pelayanan publik yang lebih ramah lingkungan. 

Baca juga: Pukulan Bertubi-tubi Produsen Tempe di Kebumen, Harga Kedelai dan Plastik Kompak Naik


Selain memberi kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik, keberadaan SPKLU juga diharapkan mampu meningkatkan nilai manfaat aset daerah.


Dia menegaskan, setiap kerja sama yang dilakukan harus mengedepankan prinsip saling menguntungkan, sesuai regulasi, serta memiliki kontribusi terhadap pendapatan daerah maupun pelayanan masyarakat.


“Siapa pun bisa bekerja sama dengan Pemda selama sesuai aturan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat maupun daerah,” jelasnya.


Faiz menilai, keberadaan SPKLU akan menjadi fondasi penting dalam mendukung program transisi energi bersih yang saat ini terus didorong pemerintah pusat. 


Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) dinilai mampu membantu menekan emisi karbon sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.


Selain mendukung kebijakan nasional, Pemkab Batang juga ingin memberikan contoh nyata dalam penerapan gaya hidup rendah emisi di lingkungan pemerintahan. 


Menurutnya, pemerintah perlu menjadi pelopor penggunaan teknologi transportasi yang lebih berkelanjutan.


“Kalau ingin masyarakat mulai beralih ke kendaraan listrik, maka fasilitas pendukungnya juga harus tersedia dan mudah diakses,” terangnya.


Ia menambahkan, keberadaan SPKLU nantinya juga akan menunjang operasional kendaraan dinas apabila secara bertahap mulai beralih menggunakan tenaga listrik. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved