Breaking News:

PPKM Mikro Jateng

Ganjar Pranowo: Dukung PPMK Mikro di Jateng, Delapan Persen Dana Desa Bisa Digunakan

Dalam penerapan PPKM Mikro di Jawa Tengah, rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) menjadi ujung tombak berjalannya kebijakan ini.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan pernyataan seusai rakor penanganan Covid-19 bersama Bupati dan Wali Kota se- Jawa Tengah secara virtual, Senin (1/2/2021). 

Selain kebutuhan sarana dan prasarana, yang perlu diperhatikan dalam PPKM Mikro ini yakni sumber daya manusia berupa tenaga untuk melakukan tracing atau pelacakan (tracer).

Lantaran tenaga kesehatan di Puskesmas terbatas, sehingga dibutuhkan relawan untuk menjadi tracer.

Pelatihan Petugas Tracer

Relawan di lingkup desa, kata dia, sangat banyak.

Bisa dari PKK, Satgas Jogo Tonggo, serta personel kepolisian (Bhabinkamtibmas) dan TNI (Babinsa).

"Kalau tenaga di Puskesmas untuk tracer dan cover desa atau kelurahan apalagi semua RW itu tidak cukup."

"Makanya itu harus dibantu."

"Karena itu, kami melakukan pelatihan kepada petugas tracer."

"Kami bekali kemampuan teknis cara tracing itu seperti apa," terangnya.

Pihaknya juga akan membekali relawan tersebut agar bisa tercegah dari bahaya infeksi Covid-19 lantaran harus kontak dengan banyak orang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved