Berita Kudus

Pendapatan Anjlok hingga 70 Persen, PHRI Kudus Minta Restoran Boleh Buka saat Jateng di Rumah Saja

PHRI Kabupaten Kudus mengajukan kelonggaran terkait pelaksanaan Gerakan Jateng di Rumah Saja, Sabtu (6/2/2021) dan Minggu (7/2/2021).

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RAKA F PUJANGGA
‎Ketua PHRI Kudus Tris Suyitno‎ ditemui sesuai mengajukan kelonggaran pelaksanaan Gerakan Jateng di Rumah Saja, di Pendopo Kudus, Jumat (5/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Kudus mengajukan kelonggaran terkait pelaksanaan Gerakan Jateng di Rumah Saja, Sabtu (6/2/2021) dan Minggu (7/2/2021).

‎Ketua PHRI Kudus Tris Suyitno mengatakan, kelonggaran yang dimaksud adalah izin operasional restoran di akhir pekan ini.

"Memang hotel tetap buka tapi kami meminta kelonggaran untuk restoran," jelas Tris di Pendopo Bupati Kudus, Jumat (5/2/2021).

Pengunjung Pasar Baru Kudus Meningkat Jelang Jateng di Rumah Saja, Pedagang: Kayak Mau Lebaran

Banjir Berwarna Hitam Genangi Tiga Dukuh di Desa Jati Kudus, Diduga dari Limbah

Pertamina Pastikan Penyaluran BBM dan Elpiji ke Kudus dan Jepara Tak Terganggu Banjir

Atasi Banjir di Kaliwungu dan Mejobo, Plt Bupati Kudus Berencana Bangun 2 Embung

Sayang, usulan itu ditolak pemkab. Pengelola hotel diminta tetap mengikuti Surat Edaran Bupati Kudus Nomor 800/254/01.00/2021.

Pihaknya pun akan tetap mengikuti arahan bupati Kudus untuk ‎menjalankan surat edaran tersebut.

"Kami tetap mengikuti arahan bupati Kudus," ujarnya.

Biarpun hotel tetap diperkenankan dibuka namun tutupnya tempat wisata tetap berimbas besar.

"Tempat wisata ditutup, siapa juga yang mau datang untuk menginap," jelasnya.

Padahal, kata dia, pendapatan anggota PHRI Kudus selama pandemi ini anjlok hingga 70 persen dibandingkan kondisi normal.

"Pendapatan sekarang hanya tersisa 30 persen dibandingkan kondisi normal," ujar dia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus Bergas C Penanggungan mengatakan, seluruh tempat wisata akan ditutup selama dua hari, mulai Sabtu besok.

"Tempat wisata akan ditutup sesuai surat edaran yang sudah diterbitkan," ucap dia.

Jembatan Rembun Pekalongan Ambles Tak Bisa Dilewati, Pemkab Minta Exit Tol Bojong Dibuka Sementara

Mulai 10 Februari, Ada Perubahan Jadwal Kereta Api. Ini Alasan dan Cara Mengeceknya

Tak Bisa Beri Bantuan ke Warga, Bupati Banjarnegara Pilih Tak Tutup Pasar saat Jateng di Rumah Saja

Tak Pakai Helm, 2 Pemotor Tak Sadarkan Diri saat Tabrakan di Pengadegan Purbalingga

Menurutnya, semua kegiatan yang menciptakan kerumunan dilarang.

"Kata kuncinya, jangan berkerumun," ujar dia.

Pembatasan kegiatan masyarakat itu, kata dia, termasuk bagi peziarah di Makam Sunan Kudus dan Sunan Muria.

"Ya, termasuk wisata religi, juga tidak boleh," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved