Rabu, 20 Mei 2026

Berita Kudus

Banjir Berwarna Hitam Genangi Tiga Dukuh di Desa Jati Kudus, Diduga dari Limbah

Banjir berwarna hitam dan bau menyengat menggenangi permukiman RW 03, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, sejak Selasa (2/2/2021).

Tayang:
Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Warga menerjang banjir berwarna hitam pekat yang masuk permukiman di RW 03, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (2/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Banjir berwarna hitam dan bau menyengat menggenangi permukiman RW 03, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, sejak Selasa (2/2/2021). Air banjir diduga telah tercampur limbah.

Babinkamtibmas Jati Wetan, Aiptu Santo ‎mengatakan, sudah mendapatkan laporan terkait keluhan warga tersebut.

Banjir yang diduga limbah itu menyebar di tiga dukuh, yakni Dukuh Tanggulangin, Gendok, dan Barisan.

"Airnya keruh, berwarna hitam dan bau seperti ada limbah yang masuk," ujarnya, Rabu (3/1/2021).

Pertamina Pastikan Penyaluran BBM dan Elpiji ke Kudus dan Jepara Tak Terganggu Banjir

Atasi Banjir di Kaliwungu dan Mejobo, Plt Bupati Kudus Berencana Bangun 2 Embung

Banjir Landa 10 Desa di 3 Kecamatan di Kudus, 1 Dukuh Terisolir. Warga Harus Pakai Perahu Karet

Detik-detik Warung di Rahtawu Kudus Longsor Terekam Kamera Warga, Tanah Bergerak Sejak Pagi

Tak hanya bau, kata dia, air diduga limbah itu juga mengganggu kesehatan warga sekitar.

"Airnya menimbulkan gatal-gatal," ujar dia.

Menurutnya, laporan tersebut telah diteruskan ke Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus.

Petugas juga telah mengambil sampel air dan membawanya ke laboratorium untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Kemarin sudah dibawa ke laboratorium tapi hasilnya satu pekan lagi (baru keluar)," ujar dia.

Padahal, kata dia, banjir diduga limbah itu berdampak pada 1.200 KK yang terdiri sekitar 2.500 jiwa.

Banjir yang terjadi sejak Selasa kemarin itu juga belum surut dan berdampak kepada warga sekitar.

"Airnya belum mengalir, masih utuh‎," ujarnya.

Sementara itu, Plt Bupati Kudus HM Hartopo berjanji menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut.

"Nanti saya akan cek ke lapangan," ujarnya. (*)

Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Kamis 4 Februari 2021 Rp 1.915.000 Per 2 Gram

PPNI Jateng Dukung Gerakan Jateng di Rumah Saja: Ini Penanganan Covid di Level Hulu

Sungai Bengawan Solo di Daleman Karanganyar Meluap, Warga Sempat Diungsikan Pakai Perahu Karet

SK P3K Pemkab Kebumen Diserahkan, Ada Satu Batal Karena Masuki Masa Pensiun

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved