Breaking News:

Berita Kudus

Detik-detik Warung di Rahtawu Kudus Longsor Terekam Kamera Warga, Tanah Bergerak Sejak Pagi

Curah hujan yang tinggi mengakibatkan tanah longsor hingga merobohkan sebuah warung di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Senin sore.

Editor: rika irawati
tangkap layar video warga
Warung di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, rusak parah setelah terkena longsor, Senin (1/2/2021) sore. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Curah hujan yang tinggi mengakibatkan tanah longsor hingga merobohkan sebuah warung di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Senin (1/2/2021).

Kejadian tersebut terekam kamera amatir warga setempat. Pasalnya, warga menyadari bakal terjadi longsor saat melihat tanah mulai bergerak.

Nampak, bangunan itu juga sudah disangga menggunakan bambu untuk menahan terjadinya longsor.

Rekaman video berdurasi 30 detik tentang longsor itu pun tersebar di sejumlah media sosial, Senin malam.

Dalam video terdengar teriakan warga memperingati warga yang masih melintas di depan bangunan yang akan longsor.

Sempat Dikejar, Mobil Penumpang Mengangkut 18 Koli Rokok Ilegal Diamankan Bea Cukai Kudus

Cari Tempat Kuliner Instagramable di Kudus? Resto Natural Tawarkan Konsep Angkringan di Tengah Sawah

Merasa Bantuan bagi Komunitas Seni Disunat PAMMI, Seniman di Kudus Ngadu ke Pemkab

Pohon Doyong di Jekulo Kudus Bahayakan Pengendara, Anggota Polres dan BPBD Lakukan Evakuasi

Kepala Desa Rahtawu Didik Ariyadi menyampaikan, longsor terjadi sekitar pukul 17.15 WIB.

"Warung milik Ibu Karmi di RT 03 RW 01 Desa Rahtawu roboh karena longsor," ujar Didik.

Didik mengatakan, dalam kejadian, itu tidak ada korban jiwa. ‎Kejadian warung roboh karena kondisi bangunan yang sudah tua.

Terlebih, kata dia sebelumnya, sudah ada tanda-tanda akan terjadi longsor sejak pagi karena tanah bergerak.

"Sudah ada tanda-tanda akan longsor dari pagi. Penghuni dan barang-barang sudah dikeluarkan," kata Didik.

Pihaknya menaksir, kerugian atas kerusakan bangunan tersebut mencapai Rp 60 juta.

"Diperkirakan kerugian materil sekitar Rp 60 juta," jelas dia. (*)

Cerita Warga Mondoliko Demak Terusik Rob: Halaman Kering Hanya Pagi sampai Siang, Berharap Relokasi

Dinkes Temanggung: Mereka Diikutkan di Vaksinasi Termin Kedua, Bagi yang Belum Lolos di Tahap Awal

Kasus Covid-19 Beberapa Daerah Masih Meningkat Sepanjang PPKM, Ini Kata Gubernur Ganjar Pranowo

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved